Faktual.net, Gowa, Sulsel- Final turnamen sepak bola yang digelar di Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan kembali memicu kericuhan antarwarga. Alih-alih menjadi ajang hiburan dan silaturahmi, kegiatan tersebut justru berujung pada suasana tegang dan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat.
Sejumlah warga menyayangkan insiden yang terjadi. Mereka menilai, hampir setiap kali ada kegiatan turnamen sepak bola di Kecamatan Biringbulu, pasti berakhir dengan perselisihan bahkan permusuhan antarpenonton maupun pendukung tim.
“Kami bukannya tidak menolak olahraga, tapi kalau setiap kali ada turnamen ujung-ujungnya ribut, sebaiknya tidak usah diadakan lagi. Tahun depan kami berharap turnamen sepak bola tidak ada lagi di Biringbulu,” ungkap salah seorang warga.
Masyarakat juga meminta pihak pemerintah bersama aparat kepolisian baik Polsek Biringbulu maupun Polres Gowa, agar lebih tegas menyikapi persoalan ini. Menurut warga, langkah terbaik adalah tidak lagi mengeluarkan izin kegiatan yang dinilai rawan menimbulkan konflik.
“Kami hanya ingin lingkungan aman dan tenang. Jangan sampai hanya karena bola, masyarakat jadi bermusuhan,” tambah warga lainnya.
Sementara itu, saat awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Camat Biringbulu melalui pesan WhatsApp terkait insiden ini, hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi dari pihak kecamatan.
Reporter Sattu
Redaksi Sulsel













