Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
Olahraga

PTMSI Sultra Mulai Seleksi Atlet Untuk PON KORPRI XVII di Palembang

×

PTMSI Sultra Mulai Seleksi Atlet Untuk PON KORPRI XVII di Palembang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Kendari, Sultra. Menindaklanjuti surat dari Dewan Pengurus KORPRI yang ditujukan kepada seluruh pengurus provinsi masing – masing cabang olahraga (cabor) salah satunya cabang olahraga tenis meja maka Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara (PTMSI Sultra) melakukan kegiatan Seleksi Atlet. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut, Jumat – Sabtu, 4 – 5 Juli 2025 berlangsung di Aula Kampus STIE 66 Kendari.

Kegiatan seleksi atlet diawali dengan technical meeting pada Jumat pagi, dihadiri Andi M Budihard selaku sekretaris PTMSI Sultra, Muhammad Anas selaku Referee selama proses seleksi berlangsung, Heny Yulianti Azis dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD Sultra) sebagai pihak yang bertanggungjawab untuk mengurus semua persiapan termasuk seleksi didalamnya sampai keberangkatan atlet pada bulan Oktober 2025 di Palembang.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Technical Meeting dihadiri oleh 8 Kabupaten/Kota yang akan mengikutkan atlet – atletnya. Kota Kendari, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Bombana, Kabupaten Muna Barat, Kota Bau-Bau, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Kolaka Utara dan Kabupaten Muna.

Andi M Budihard menjelaskan bahwa kegiatan seleksi yang dilakukan oleh PTMSI Sultra adalah untuk memenuhi permintaan dari BKD Provinsi Sultra yang bertanggungjawab mempersiapkan atlet – atlet PNS dan PPPK dari Sultra mengikuti PON KORPRI XVII di Palembang pada bulan Oktober. Tentu BKD sebagai instansi pemerintah yang membidangi masalah teknis kepegawaian meminta secara resmi kepada seluruh cabor yang salah satunya adalah tenis meja untuk menseleksi atlet secara profesional.

Technical Meeting PTMSI Sultra

“Yang punya kewenangan seleksi atlet adalah cabor sebagai lembaga yang punya kapasitas dan kapabilitas.Jadi, meskipun BKD yang diamanahkan oleh Pemprov Sultra sebagai Leader tapi BKD tetap mengharapkan ada seleksi atlet yang akan berangkat oleh cabor. Sehingga atlet – atlet yang akan bertanding adalah atlet – atlet yang berkualitas”, ucap Budi.

Budi juga merinci bahwa seleksi yang akan berlangsung selama 2 hari dibagi menjadi 3 kategori yakni : Putra usia 41 tahun kebawah, Putra usia 42 tahun keatas dan Putri umum. Dari keseluruhan peserta yang ikut seleksi maka akan terpilih sebanyak 7 orang atlet yang akan diberangkatkan ke Palembang dengan rincian : 3 atlet Putra 41 tahun kebawah, 2 atlet putra 42 tahun keatas dan 2 atlet putri.

Muhammad Anas selaku Referee nasional menjelaskan kepada para pimpinan pengurus daerah PTMSI Kabupaten/Kota tentang aturan dan tata tertib yang harus ditaati oleh semua atlet. Aturan tersebut tentu bersifat wajib sebab mengacu pada peraturan pertandingan yang telah ditetapkan baik secara nasional maupun internasional. Pertandingan akan dibagi 4 full. Kategori Putra 41 tahun kebawah terdiri dari full A, B, C dan D. Putra 42 tahun keatas terdiri dari full A, B, C dan D dan Putri umum juga terdiri dari full A, B, C dan D.

Ditempat yang sama Heny Yulianti Azis mengatakan bahwa hasil seleksi akan diserahkan ke Pemprov Sultra dalam hal ini BKD Sultra. Karena BKD Sultra yang akan memberangkatkan keseluruhan atlet ke Palembang. Terkait teknis pendanaan atlet maka secara teknis akan menjadi tanggung jawab Pemprov Sultra. Heny juga mengatakan bahwa saat berangkat ke Palembang maka rombongan akan dipimpin langsung oleh kepala BKD Sultra.

Sesuai rencana kegiatan yang telah diatur oleh PTMSI Sultra, setelah technical meeting maka dilanjutkan dengan pertandingan untuk merebutkan kuota 7 orang dan akan berlangsung selama dua hari. Siapapun yang lulus dari seleksi maka tanggung jawab berada dipundaknya untuk membawa nama harum Sultra dikancah nasional PON KORPRI XVII di Palembang.

Reporter : Aco RI

Tanggapi Berita Ini