Faktual.Net, Malut,Tidore. Untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat ,UPT Puskesmas Tomalou menghadirkan inovasi OM KADER DILEMA (Optimalisasi Pencegahan Kasus Demam Berdarah Dengue) dan SIKAMIS (Retensi Rekam Medis).
Dua Inovasi yang digagas Puskesmas Tomalou ini ada sejak tahun 2023 namun mulai dikembangkan ditahun 2024.
Kepala UPT Puskesmas Tomalou Norma Husen saat ditemui di kantornya, Senin, (29/1/2024), ia menyampaikan bahwa, dengan adanya inovasi OM KADER DILEMA ini karena meningkatnya kasus DBD dan bahkan terdapat 1 Kematian DBD di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tomalou pada tahun 2024.
Kegiatan inovasi tersebut diantaranya, penyuluhan DBD, penempelan poster, pembagian leaflet, pemeriksaan jentik, edukasi 3M plus dan PSN serta Penyelidikan Pidemiologi (PE).
Hadirnya inovasi ini Diharapkan dapat menekan atau menurunkan angka kesakitan maupun kematian akibat DBD di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tomalou.
” Program ini mengedepankan kegiatan promotif dan preventif dengan dukungan lintas sektor tanpa mengabaikan aspek kuratif,” ungkap Norma.
Selain itu, Norma menyebutkan, saat ini UPT Puskesmas Tomalou juga menjalankan inovasi Pengelolaan Ruang Penyimpanan dengan SIKAMIS. Inovasi ini bertujuan dalam pengurangan berkas rekam medis dari tempat penyimpanan dengan penentuan jangka waktu penyimpanan berkas rekam medis ditentukan atas dasar nilai kegunaan tiap-tiap berkas rekam medis, sehingga pengelolaan ruang penyimpanan dengan baik akan memudahkan petugas dalam mencari nomor rekam medis pasien dan masyarakat akan dengan mudah dilayani karena terkelolanya ruangan penyimpanan dengan baik.
“Inovasi ini bermanfaat dalam membantu menjaga informasi medis pasien tetap lengkap dan mudah diakses, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan,” ujarnya.
Labih lanjut Dia berharap dengan adanya dua inovasi ini bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Tomalou.
Untuk itu, UPT Puskesmas Tomalou juga berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan demi tercapainya masyarakat yang mandiri untuk hidup sehat.
















