faktual.net, Jakarta. Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Presiden Prabowo Subianto untuk membantu pengungsi Palestina yang menjadi korban konflik di Jalur Gaza. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Djasarmen Purba, Ketua Umum MUKI, didampingi Jhon Hutapea, Ketua Harian MUKI, dan Joice Raranta, Sekjen MUKI, pada Selasa (22/4/2025) di sekretariat MUKI, Gedung Nyi Ageng Serang, Kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.

MUKI mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina dengan wacana untuk menerima sekitar 1.000 pengungsi Palestina di Indonesia. Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata komitmen Indonesia sebagai negara non-blok yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan perdamaian dunia.
“MUKI mendukung penuh sikap Indonesia dalam urusan kemanusiaan dan perdamaian internasional. Ini sejalan dengan Pembukaan UUD 1945 Alinea ke-4 yang menyatakan bahwa Indonesia ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” ujar Djasarmen Purba.
Meskipun demikian, MUKI juga memberikan beberapa saran kepada Presiden Prabowo agar rencana ini dapat berjalan efektif dan mempertimbangkan berbagai masukan dari berbagai elemen bangsa.
Berikut adalah beberapa saran dari MUKI:
– Mengikat rencana kemanusiaan ini dengan ratifikasi Konvensi Internasional tentang Pengungsi PBB. MUKI mendorong pemerintah untuk melibatkan PBB dalam proses penampungan pengungsi.
– Memilih lokasi relokasi yang terisolasi dan tidak memungkinkan pengungsi berbaur dengan penduduk setempat. MUKI menyarankan untuk memilih lokasi seperti pulau terpencil, mengingat pengalaman Indonesia dalam menampung pengungsi Vietnam di Pulau Galang, Kepulauan Riau.
MUKI mengucapkan terima kasih atas perhatian Presiden Prabowo terhadap isu kemanusiaan ini dan berharap rencana ini dapat terlaksana dengan baik.
Reporter: Johan Sopaheluwakan

















