
Faktual.Net, Muna Barat — Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Kabupaten Muna Barat (Mubar) melalui Program Inklusi melaksanakan Training Of Trainers (TOT) kelas Literasi Keuangan di Muna Barat, pada Selasa (27/02/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang literasi keuangan keluarga dan adanya RTL untuk melakukan literasi keuangan keluarga di komunitas.
Dengan menghadirkan tiga narasumber kompeten untuk memberikan wawasan mengenai pengelolaan keuangan Keluarga dengan menghadirkam 3 Narasumber yakni, Akademisi UHO, Laode Muhammad Saum Fasihu, S.Ak, M.Ak, BSI Muna Mohamad Wahyudi dan Dinas peindustrian dan perdagangan Kab. Muna Barat Laode Khairul Ashar, ST., M.Sc

Masalah keuangan keluarga adalah lebih besarnya pengeluaran dibanding pendapatan, pendapatan tidak pasti baik dari sumber pendapatan, jumlah pendapatan, dan waktu menerima pendapatan.
Sedangkan anggaran rumah tangga yang ideal mensyaratkan keseimbangan antara pendapatan dan pengeluaran.
Problem tersebut antara lain dikarenakan kemiskinan, gaya hidup, pengaruh tekanan lingkungan, dan maraknya tawaran pinjaman termasuk pinjaman online dengan persyaratan yang mudah.
Problem tersebut juga disebabkan oleh minimnya pemahaman dan keterampilan pengelolaan/literasi keuangan keluarga.
Literasi keuangan merupakan kemampuan untuk memahami dan mengelola keuangan dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun inklusi keuangan adalah akses masyarakat termasuk kelompok rentan terhadap layanan keuangan.
Dalam rangka mewujudkan literasi keuangan dan inklusi keuangan maka diperlukan edukasi tentang literasi dan inklusi keuangan khususnya bagi kelompok rentan karena kesulitan mengakses edukasi literasi keuangan maupun layanan keuangan.
Aisyiyah sebagai organisasi perempuan yang memiliki fokus terhadap peningkatan derajat ekonomi perempuan merasa penting untuk melakukan edukasi literasi keuangan dan inklusi keuangan bagi kelompok rentan. (Red).














