Example floating
Example floating
EdukasiPendidikan

SMA Alkhairiyah Jakarta Utara Gelar Workshop Penguatan PMM dan Literasi Numerasi

×

SMA Alkhairiyah Jakarta Utara Gelar Workshop Penguatan PMM dan Literasi Numerasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta-Sekolah Menengah Atas {SMA) Alkhairiyah, Koja, Jakarta Utara melaksanakan kegiatan Workshop ‘Penguatan PMM dan Literasi Numerasi’, di Gedung ATC Al Azhar, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (28/09/2024).

Kepala Sekolah SMA Alkhairiyah, Koja, Jakarta Utara, ,Achmad Uzzil Abid mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program dari SMA Alkhairiyah untuk bisa mengupgrade para guru-guru, menambah wawasan dan menambah kompetensi para guru guna guna meningkatkan kualitas dalam pembelajaran di SMA Alkhairiyah.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menambah wawasan dan kompetensi para guru terutama dalam motede pembelajaran di SMA Alkhairiyah, menambah kreatifitas dalam perangkat-perangkat pembelajaran sehingga bisa di serap oleh seluruh peserta didik di SMA Alkhairiyah.

Ini juga menjadi salah satu inovasi bagi sekolah untuk bisa memberdayakan apa yang menjadi potensi dari para guru ini sehingga bisa terekspelor sehingga kemampuan guru ini bisa kita rasakan dan bisa di nikmati oleh seluruh peserta didik dari mulai pembelajaran serta proses transper ilmu bisa tercapai sesuai tujuan,”terangnya, mengakhiri.

Baca Juga :  Yudisium Mahasiswa Pascasarjana STIE 66 Kendari, Ichsanuddin Akbar: Alumni Adalah Student Ambassador

Ditempat yang sama, pemateri, Seni Asiati menjelaskan, pada hari ini saya menyampaikan materi tentang pemanfaatan PMM untuk pemulihan pembelajaran sekaligus penguatan Literasi Numerasi.

“Materi yang diajarkan pada hari ini adalah bagaimana guru-guru Alkhairiyah dapat meningkat rapot pendidikannya dengan memanfaatkan fitur fitur yang ada di Plafot Merdeka Mengajar (PMM).

Jadi, memang beberapa guru sudah masuk dalam PMM, tapi hanya beberapa yang menyelesaikan pelatihan mandiri. Pelatihan mandiri itu harus menyelesaikan beberapa modul yang sesuai dengan kompetensi dari Bapak dan Ibu, yang sekarang ini dilakukan adalah bagaimana mereka ikut pelatihan mandiri, terutama perencanaan, Kurikulum Merdeka dan Merdeka Belajar.Paling tidak sampai postes, menyelesaikan postes dan bagaimana juga membuat aksi nyata dalam bentuk kegiatan yang memang sesuai dengan apa yang ada di platpom Merdeka Mengajar. Mereka juga sudah belajar mengungah bukti karya. Bukti karya itu merupakan dokumen-dokumen Bapak dan Ibu mengajar,”terangnya.

(Amin)

Tanggapi Berita Ini