Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
DaerahReligi

Umroh Gratis, Bupati Konsel Prioritaskan Imam dan BKMT Tidak Mampu

19
×

Umroh Gratis, Bupati Konsel Prioritaskan Imam dan BKMT Tidak Mampu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Konsel, Sultra. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) akan memberikan hadiah Umroh gratis kepada 25 orang masyarakat Konsel yang aktif dalam kegiatan keagamaan.

Meski begitu, 25 orang penerima reward umroh gratis diprioritaskan untuk Imam Masjid dan pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan yang tidak mampu.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Hal ini disampaikan Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga ST MM kepada wartawan Faktual.Net usai membuka kegiatan seleksi peserta Umroh gratis, di Aula Rujab Bupati, Senin, 4/11/2019.

“Untuk peserta tahun 2019 ini kita prioritaskan bagi Imam dan anggota BKMT tidak mampu yang aktif dalam acara keagamaan,” katanya.

Dia juga mengatakan, 25 orang yang nantinya mendapat hadiah umroh tersebut dinilai sudah memenuhi persyaratan dan kriteria yang ditetapkan.

“Makanya Pemda Konsel melalui Bagian Kesra saat ini sedang melakukan seleksi berkas dan wawancara untuk memastikan layak tidaknya menjadi peserta penerima reward Umroh gratis,sesuai dengan ketentuan dan kriteria yang kita sudah tetapkan,” jelasnya.

Surunuddin menjelaskan, pemberian reward kepada masyarakat itu dalam rangka peningkatan iman dan taqwa menuju konsel yang religius. Program Umroh gratis diupayakan menjadi program tahunan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Maros Ikuti Retret Nasional di Akmil Magelang

“Umroh gratis ini sudah dua kali kita lakukan dari 2018 dan sekarang di 2019, dan mudamudahan jika saya diberikan kepercayaan lagi kegiatan seperti ini akan saya upayakan menjadi kegiatan agenda tahunan” terangnya.

Ia mengatakan, kuota umroh gratis di tahun 2019 ini mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2018 kuota hanya 20 orang saja sedang di tahun 2019 bertambah menjadi 25 orang,” terangnya.

Dikatakan, pembinaan keagamaan tidak hanya berfokus pada pemberian reward umroh gratis kepada masyarakat tetapi ada beberapa program yang telah direncanakan diantaranya program kerjasama dengan pondok pesantren.

“Ini gunanya kita lakukan untuk menarik anak anak masuk pondok pesantren. Karena selama ini kita lihat mereka cenderung lebih suka masuk sekolah umum ketimbang sekolah agama. Jadi ini nanti yang kita akan upayakan untuk menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Reporter: Marwan Toasa

Tanggapi Berita Ini