Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
HeadlinePemerintahan

Sudarmanto Saeka: Selamat Bertugas Sahabat, Buton Menantimu

×

Sudarmanto Saeka: Selamat Bertugas Sahabat, Buton Menantimu

Sebarkan artikel ini

faktual.net, Kendari, Sultra. Drs. La Ode Mustari,.M.Si dilantik oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Buton. Acara tersebut berlangsung pada Senin, 4 September 2023 di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra.

Pelantikan Pj Bupati Buton berdasarkan SK Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 100.2.1.3-3217 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pj Bupati Buton Provinsi Sultra.

Pasang Iklanmu
Pasang Iklanmu

La Ode Mustari yang saat ini menjabat Sekretaris DPRD Sultra akan menjalankan amanah memimpin Kabupaten Buton periode 2023 – 2024. Ucapan selamat atas pelantikannya datang dari berbagai kalangan.

Tanggapan positif dari berbagai pihak menghiasi media. Salah satunya dari anggota DPRD Sultra Komisi IV Fraksi Nasdem, Sudarmanto Saeka, SE.,M.Si.

Dia mengatakan bahwa pilihan Kementerian Dalam Negeri untuk memutuskan saudara La Ode Mustari sebagai Penjabat Bupati di Kepulauan Buton adalah sangat tepat.

Sudarmanto Saeka menilai bahwa kematangan La Ode Mustari didunia Birokrasi tentu akan memberikan warna yang berarti bagi masyarakat Buton.

“Saya mengenal La Ode Mustari sebagai personal yang sangat baik, dia sahabat saya, dirinya pernah menempati berbagai posisi penting dipemerintahan, tentu dengan pengalamannya tersebut, beliau jauh lebih matang dan bijak dalam menjalankan amanah yang diembannya”, katanya pada Senin, 4 September 2024.

Sudarmanto Saeka mencontohkan saat La Ode Mustari menjalankan tugasnya sebagai Sekwan DPRD Sultra yang mampu mengayomi banyak warna, banyak karakter di DPRD. Mengayomi para ASN, Non ASN sehingga roda organisasi di DPRD Sultra berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Wujud Ikhtiar dan Taqwa, Kodim 1409 Gowa Gelar Sholat Istisqa dan Do'a Bersama

“Coba teman-teman media lihat, di DPRD Sultra ini kan banyak warna, banyak watak, banyak karakter. Dengan kepiawaian dan kematangan birokrasi, saudara Mustari mampu dengan bijak membuat DPRD Sultra berjalan dengan baik tanpa ada pihak-pihak yang merasa didahulukan atau diakhirkan, tetapi semua merasa diperlakukan sesuai porsinya masing-masing”, terang Sudarmanto Saeka.

Pria berambut putih tersebut, kepada faktual.net yakin bahwa La Ode Mustari akan mampu membawa Kabupaten Buton yang kaya akan Aspal ke arah yang lebih baik.

“Pj Bupati Buton yang telah berakhir masa jabatannya telah berbuat yang maksimal untuk daerah tersebut, tentu kita semua mengapresiasinya, dan kami yakin bahwa Mustari akan melanjutkan segala hal-hal yang baik yang telah ditorehkan pemimpin sebelumnya dan insyaa Allah akan jauh lebih baik”, ucapnya.

“Saya hanya ingin sampaikan kepada beliau, Selamat Bertugas Sahabat, Masyarakat Buton telah menunggu dan menantikanmu. Dan kepada pak Basiran yang telah memimpin Buton, saya yakin masyarakat berterima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi beliau sebagai PJ Kabupaten Buton 2022-2023, beliau telah memberikan yang terbaik buat daerah tersebut”, pungkasnya.

Reporter : Aco RI

Tanggapi Berita Ini
Dr. Mohammad Sulaiman, S.Pd., M.M.: Sosok Pendidik dan Pengabdi untuk Kemajuan Sekolah Swasta Bogor, Penuh Ketulusan Ucapkan Selamat Ulang Tahun Bupati Rudy Susmanto! BOGOR — Nama Dr. Mohammad Sulaiman, S.Pd., M.M. bukanlah nama asing di dunia pendidikan Kabupaten Bogor. Sebagai Sekretaris Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bogor, ia dikenal sebagai sosok yang rendah hati, dekat dengan semua elemen, dan senantiasa menjaga keharmonisan antara dunia pendidikan swasta dan pemerintah daerah. Hal ini terlihat nyata ketika ia menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bapak Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si., yang penuh kehangatan dan doa tulus. “Semoga Bapak senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, kebijaksanaan, dan keberkahan dalam memimpin Kabupaten Bogor menuju kemajuan yang lebih baik. Teruslah menjadi pemimpin yang mengayomi, menginspirasi, dan berpihak untuk masyarakat Bogor,” ucap Dr. Mohammad Sulaiman dengan tulus. KIPRAH DI DUNIA PENDIDIKAN DAN ORGANISASI Dr. Mohammad Sulaiman menjelaskan bahwa BMPS adalah organisasi yang menaungi seluruh badan usaha perguruan swasta di Kabupaten Bogor. Saat ini, Ketua Umum BMPS Kabupaten Bogor adalah Dr. Usep Nukliri, S.Ag., M.M., sementara ia dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Umum. Di tingkat Provinsi Jawa Barat, BMPS diketuai oleh Dr. Agus. Selain aktif di organisasi, Dr. Mohammad Sulaiman juga mengabdi sebagai tenaga pengajar di Program Pascasarjana (S2) Universitas Prabu Siliwangi, yang beralamat di wilayah Kabupaten Bogor. Di sana, ia mengampu mata kuliah Statistik dan Bahasa Inggris. MEMBANGUN LEMBAGA PENDIDIKAN DARI AWAL Perjuangannya di dunia pendidikan tidak hanya sebatas mengajar. Bersama rekan-rekannya, ia mendirikan lembaga pendidikan kejuruan yang berlokasi di Jalan RT 10 RW 4 No. —, Tanjungsari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Izin operasional lembaga ini diperoleh pada awal tahun 2016. Awalnya mereka menyewa ruko, namun berkat ketekunan dan keberkahan, kini lembaga tersebut telah berdiri di atas tanah seluas 5.000 meter persegi yang telah dimiliki secara mandiri. “Awalnya kami langsung membuka jurusan Farmasi dan Keperawatan. Mengapa kesehatan? Karena saya melihat tenaga teknis kesehatan sangat dibutuhkan, namun belum cukup tersedia. Kebutuhan tenaga kesehatan di masyarakat masih sangat besar,” ungkapnya. Kemudian pada tahun 2019, lembaga ini memperluas bidang keahlian dengan membuka jurusan Pariwisata, Perhotelan, dan Kuliner. Seluruh lahan seluas 5.000 meter persegi digunakan secara optimal untuk kegiatan pendidikan. Menariknya, status tanah tersebut direncanakan untuk diwakafkan, sehingga tidak dapat diperjualbelikan — murni untuk keberlangsungan pendidikan dan amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya. “Kalau diwakafkan, tidak bisa dijual beli. Ini milik Allah, untuk kepentingan umat. Suatu saat jika saya telah tiada, lembaga ini tetap bisa berguna bagi orang banyak. Itu yang saya harapkan,” tegasnya dengan penuh keyakinan. SISWA, TENAGA PENGAJAR, DAN TANTANGAN Saat ini lembaga tersebut hanya menerima sekitar 100 siswa per tahun, sehingga total siswa dari tiga angkatan berkisar antara 200–300 orang. Ruang kelas memang masih terbatas, sehingga sebagian ruang praktik terkadang juga digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Dr. Mohammad Sulaiman telah mengajukan permohonan penambahan ruang kelas ke Direktorat terkait, dan berharap pada tahun 2026 ini dapat terealisasi dengan bantuan pemerintah. Tenaga pengajar dan tenaga kependidikan berjumlah sekitar 25 orang, termasuk guru tetap, tenaga kebersihan, dan keamanan. Masih ada sekitar 6 tenaga pengajar yang berstatus belum tetap, sehingga peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik juga menjadi perhatian utamanya. VISI: PENDIDIKAN KEJURUAN UNTUK MASA DEPAN BANGSA Dr. Mohammad Sulaiman menjelaskan alasan memilih jalur pendidikan kejuruan dibandingkan pendidikan umum murni. Ia terinspirasi dari pengamatan terhadap sistem pendidikan di Malaysia dan Singapura, di mana lulusan SMP langsung dibekali pelatihan kerja selama 2 tahun dengan sertifikat nasional. “Di SMK kita, teori masih terlalu banyak. Padahal yang utama adalah ruang praktik. Jika SMK tidak punya ruang praktik yang memadai, yang terjadi adalah pembodohan masyarakat — lulusan sudah dibekali biaya dan waktu, namun tidak siap kerja. Ruang praktik adalah nyawa pendidikan kejuruan,” tegasnya. Ia juga menyampaikan keprihatinan terkait alokasi dana pendidikan. Bahkan sekolah negeri pun sangat bergantung pada Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang per siswa per tahunnya hanya sekitar Rp1.800.000. Jika dibagi per bulan, jumlahnya sangat terbatas untuk menunjang seluruh kebutuhan pendidikan. Sebagai anggota komite di salah satu SMA Negeri di Kota Bogor, ia menyaksikan langsung betapa beratnya beban yang ditanggung sekolah. KETULUSAN DAN SINERGI UNTUK BOGOR Di tengah segala kesibukan mengajar, memimpin lembaga pendidikan, dan mengurus organisasi BMPS, Dr. Mohammad Sulaiman tidak pernah lupa menjaga kedekatan dengan pemerintah daerah. Ucapan selamat ulang tahunnya kepada Bupati Rudy Susmanto bukan sekadar formalitas, melainkan wujud sikap yang selalu ia pegang: bahwa kemajuan pendidikan di Kabupaten Bogor tidak bisa berjalan sendiri — butuh dukungan pemerintah, butuh kolaborasi yang erat, dan butuh sikap saling menghargai antar pemangku kepentingan. “Saya berharap Bapak Bupati senantiasa sehat dan kuat memimpin. Kami dari dunia pendidikan swasta siap bersinergi, siap berkolaborasi, demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bogor yang lebih baik lagi,” pungkasnya. Reporter: Johan Sopaheluwakan
Headline

Faktual.net —  Bogor, Jawa Barat – Nama Dr….