Example floating
Example floating
HukumPemerintahan

Disperindag Sulawesi Tenggara Ajak Siswa SMK Bangga Buatan Indonesia

×

Disperindag Sulawesi Tenggara Ajak Siswa SMK Bangga Buatan Indonesia

Sebarkan artikel ini
Monasman, ST menyampaikan sambutan kepala dinas perindustrian dan perdagangan Sultra
Example 468x60

faktual.net, Kendari, Sultra. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Dinperindag Sultra) mengajak masyarakat Sultra untuk bangga menggunakan produk dalam negeri. Ajakan yang dikemas dalam bentuk kegiatan Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri berlangsung pada Rabu, 23 Agustus 2023 bertempat di D’Blitz Hotel Kendari.

Sekretaris Disperindag Sultra Monasman, ST mewakili Kepala Dinas (Kadis) menyebutkan bahwa tantangan produk Indonesia tidaklah mudah. Untuk bisa dibanggakan dan jadi tuan rumah di negeri sendiri, maka pelaku usaha dalam negeri harus terus berinovasi meningkatkan kualitas produknya.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dikatakan oleh Monasman, ST membacakan sambutan Kadisperindag Sultra, bahwa stigma yang terbangun ditengah-tengah masyarakata bahwa produk luar negeri lebih unggul, lebih berkualitas, lebih baik dariproduk dalam negeri.

Ini merupakan tantangan, maka dirinya mengajak kepada pelaku usaha baik UMKM maupun industri untuk meningkatkan kualitas produk serta harga yang berdaya saing.

Ditegaskannya bahwa bentuk kecintaan terhadap negeri ini (baca: Indonesia) adalah dengan mencintai dan bangga menggunakan produk dalam negeri.

Narasumber PT. Surveyor Indonesia

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sultra La Ode Muhammad Fitra Arsyad, SE.,M.Si kepada peserta sosialisasi yang terdiri dari pelaku UMKM dan siswa SMK di Kota Kendari menjelaskan mengapa siswa SMK yang diikutkan pada kegiatan ini.

Baca Juga :  Jurnalis Sinjai FC Libas 5-1 Pemkab Bone Juara Trofeo Mini Soccer HANI

“Kami melibatkan siswa SMK dikegiatan sosialisasi ini karena siswa SMK adalah generasi muda yang saat ini menempuh pendidikan yang sifatnya teknis”, katanya dengan melanjutkan bahwa dari SMK-SMK diharapkan lahir bibit-bibit pelaku usaha.

Dia juga mengatakan bahwa siswa SMK sejak dini telah diajarkan untuk merancang atau menghasilkan produk dan tentunya siswa-siswa SMK ini akan menjadi corong dilingkungannya untuk menyuarakan kebanggaan menggunakan produk dalam negeri.

Dia juga mengajak kepada pelaku UMKM atau siswa SMK yang telah memiliki produk untuk mendaftarkannya di Aplikasi BOSARA milik Pemprov Sultra. Tujuannya adalah agar OPD-OPD Pemprov Sultra bisa mengakses produk-produk tersebut.

“Per Januari 2023, OPD-OPD Pemprov Sultra tidak bisa lagi melakukan belanja langsung dalam rangka kebutuhan instansi. gubernur telah meetapkan regulasi agar belanja OPD diharuskan melalui E-Katalog atau BOSARA”, katanya.

“Dan ini adalah peluang bagi UMKM untuk bisa produknya menjadi bagian dari belanja OPD, semisal makanan atau mnuman nantinya tidak bisa lagi transaksi langsung kayak saat ini tetapi harus via BOSARA”, pungkasnya.

Diacara tersebut turut mnghadirkan narasumber dari PT. Surveyor Indonesia.  Assesor dari salah satu BUMN tersebut menjelaskan tentang pentingnya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)

Reporter :Aco RI

Tanggapi Berita Ini