Faktual.Net, Jakut. Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 9 Sunter Agung menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau Orientasi Siswa. Program tersebut rencananya akan digelar selama tiga hari mulai dari Senin (15/7) hingga Rabu (17/7).
Kepala Sekolah SLBN 9 Sunter Agung, Narno mengatakan, program tersebut akan diisi berbagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, mulai dari sarana dan prasara, guru, hingga sesama siswa dan orang tua.
“Program MPLS ini mengacu pada ketentuan dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, yang tentunya sesuai anjuran gubernur,” kata Narno, saat ditemui di SLBN 9 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (15/7).
Di hari pertama ini, dijelaskannya siswa diajak berkeliling sekolah untuk mengenal sarana dan prasarana dan mengenal guru. Termasuk mengadakan pertemuan orang tua siswa guna menyampaikan tata tertib sekolah.
“Di hari kedua masih seperti itu. Nanti hari ke tiga, rencananya kami akan mengadakan pentas seni. Jadi siswa akan menunjukan bakat yang telah dimilikinya,” jelasnya.
Diterangkannya, pihaknya menerima sebanyak 97 siswa hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019. Terdiri dari 15 siswa Tamak Kanak-Kanak Luar Biasa (TK LB), 149 siswa Sekolah Dasar Luar Biasa (SD LB), 26 siswa Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMP LB), dan 23 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA LB).
Termasuk 26 siswa dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Sehingga total keseluruhan mencapai 123 siswa yang akan mengikuti proses belajar mengajar (KBM) pada tahun ajaran baru 2019-2020.
“Mereka akan dibimbing oleh 66 guru profesional di bidangnya. Untuk pelajarannya, kami mengedepankan pada aspek apa yang menjadi kelebihan (keterampilan) siswa. Meski tetap juga mengajarkan mata pelajaran seperti sekolah formal lainnya,” tutupnya.
Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan Nomenklatur SLBN 9 Sunter Agung pada 15 Juli 2019 lalu.
Meski secara resmi memulai KBM pada tahun ajaran baru ini, namun Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara telah mempersilahkan SLB lainnya menggunakan gedung sekolah untuk melanjutkan KBM pada tahun ajaran sebelumnya.
Reporter : Johan Sopaheluwakan/Jeffry Fatunlebit














