Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta-SMK YAPPENDA mempersiapkan siswa/siswi agar siap terjun di dunia industri dengan cara melakukan pendalaman bahasa Jepang. Oleh karena itu dilakukan kerja sama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan Kerja Obos Ryoushin Indonesia (LPK ORI).
Lembaga Kursus dan Pelatihan Kerja Obos Ryoushin Indonesia (LPK ORI) yang beralamat di RT.006/RW.003, Gintungranjeng, Kec. Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat tersebut adalah Lembaga Pelatihan Kerja, Bahasa & Budaya Jepang, Berbasis Industri yang mampu menciptakan etos kerja untuk siap Bekerja dan Bersaing.
Perwakilan LPK ORI telah datang ke SMKN YAPPENDA, pada hari Kamis, 16 Februari 2023, untuk memberikan sosialisasi tentang program magang ke Jepang.
Sapto, delegasi LPK ORI menjelaskan, bagaimana tahap yang harus dilewati, kompetensi yang dimiliki dan bagaimana beradaptasi, bila berada di negara Jepang.
Tahap awal pelatihan difokuskan kepada siswa/siswi yang memiliki kemampuan yang mumpuni.
“Peserta akan diseleksi, baik secara sikap maupun kemampuan berbahasa Jepang yang dikuasainya.
Selain pendalaman berkomunikasi, siswa/siswi nantinya akan dilatih secara fisik, agar kuat dan sehat, apabila berada di Jepang. Setelah itu akan diajarkan bagaimana budaya yang berlaku, misalkan cara makan, cara berbicara, cara memesan makanan, cara bertanya dan mempelajari budaya-budaya yang berlaku di Negara Jepang,”ujarnya.
“Pelatihan tersebut, diperkirakan akan berlangsung selama 3 – 6 bulan, sebelum siswa/siswi diberangkatkan ke Jepang untuk melakukan magang di berbagai perusahaan di Jepang,”ucapnya.
Kepala SMK YAPPENDA, Drs. Joko Dwiyatmoko, M.Si , menyambut baik kerja sama ini, karena bisa menjadi tempat program magang ke Jepang bagi siswa/siswi dan menjadikan YAPPENDA menjadi sekolah yang bertaraf Internasional.
“Kredibilitasnya juga terjamin karena sudah memiliki sending organization, yakni suatu program dari lembaga pelatihan kerja yang sudah mendapatkan ijin dari Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengirim langsung tenaga kerja ke Jepang. Jadi, orang tua tidak perlu ragu dan takut,”pungkasnya.(Amin)
















