Example floating
Example floating
Headline

Forhati Sultra Resmi Dilantik, Minta Afirmasi Perempuan 30% Dalam Politik Pemilu 2024 Agar Berkonstribusi

×

Forhati Sultra Resmi Dilantik, Minta Afirmasi Perempuan 30% Dalam Politik Pemilu 2024 Agar Berkonstribusi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Majelis Wilayah Forum Alumni Korps HMI-Wati atau Forhati Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dikukuhkan. Foto Kariadi.

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Presidium Majelis Wilayah (MW) Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI), Sulawesi Tenggara (Sultra) masa bakti 2022-2027, resmi dilantik di gedung sekretariat Larfan Pane, Selasa (18/10/2022).

Forhati Sultra masa bakti 2022-2027 yakni Koordinator Presidium MW Forhati Sultra, Wa Ode Rulia SP dan empat anggota Presidium yakni Asyriani, Rahmawati Azi, Masfarida, Yulianti D, serta 12 penasehat dan 54 BPH. Dilantik oleh Ketua Majelis Nasional FORHATI, Hanifah Husein, yang berdasarkan SK Majelis Nasional bernomor 31/SK/MN-FORHATI/XI/2022.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Ketua MN Forhati Hanifah meyampaikan bahwa, kondisi realita saat ini Indonesia menghadapi berbagai problem yang cukup kompleks pada aspek ancaman generasi muda-mudi. Yang paling utama adalah bahaya laten pornografi dan narkoba. Maka peran perempuan sangat fundamental mendidik generasi muda untuk menangkal ancaman tersebut.

”Dititik ini kita semua harus sejak dini melakukan penjagaan yang ketat melalui edukasi cerdas berbasis spritual, emosinal dan intelektual sehingga anak-anak kita terhindar dari bahaya narkoba dan pornografi,” ungkap Hanifah Husein.

Hanifah mengatakan dengan pelantikan ini, MW Forhati Sultra bisa ikut berkontribusi dalam pembangunan di Sultra.

Baca Juga :  Polri Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke 80

“Forhati Sultra juga terus terlibat untuk ikut terlibat di dalam pemerintahan, sosial dan politik” harapnya.

Selain itu ia meminta afirmasi kaum prempuan bisa berkontribusi dan terlibat dalam politik di Pemilu 2024.

“Ingat perempuan harus terlibat di parlemen dengan adanya momen politik 2024 mendatang dengan afirmasi keterlibatan kaum perempuan minimal 30 persen di parlemen, bisa membuka peluang Forhati untuk bersaing dalam politik.” kata hanifa dalam sambutanya.

“Karena kaum perempuan dalam memperjuangkan undang-undang KDRT agak susah karena perwakilan Forhati di parlemen tidak ada,” sambungnya.

Sementara itu, Koordinator MW Forhati Sultra, Wa Ode Rulia menambahkan, Korps Alumni Kohati akan memperjuangkan hak-hak kaum perempuan berbagai bidang di Sultra dan Forhati Sultra juga bisa menjadi patron untuk melahirkan kader perempuan yang cerdas dan berdaya saing.

“Menjadi perpanjangan tangan merupakan prinsip dari FORHATI untuk memberdayakan para alumni HMI Wati,agar bisa memperjuangkan hak perempuan dan anak,” kata Wa Ode Rulia.

Ia menambahkan salah satu program kerja MW Forhati Sultra yang akan menjadi prioritas kedepannya yakni memperjuangkan keterwakilan perempuan di parlemen dalam pengambilan kebijakan khususnya dalam hal kesejahteraan masyarakat.

“Pengambilan kebijakan juga penting, keterwakilan perempuan bisa menduduki jabatan yang bisa mewakili para kaum perempuan,”tutupnya.

Repoter: Kariadi

Tanggapi Berita Ini