Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
EkobisKampusPendidikan

Tingkatkan Nilai Ekonomi Logam Rongsok, Teknik Mesin UHO Perkenalkan Tungku Pengecoran Logam ke Pengepul

55
×

Tingkatkan Nilai Ekonomi Logam Rongsok, Teknik Mesin UHO Perkenalkan Tungku Pengecoran Logam ke Pengepul

Sebarkan artikel ini
Tim Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin UHO Bersama Pengepul Rongsok
Example 468x60

faktual.net, Kendari, Sultra. Salah satu misi dari Teknik Mesin Universitas Halu Oleo (UHO) baik D3 Vokasi ataupun Fakultas Teknik adalah masyarakat Kota Kendari secara khusus, masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) secara umum dan masyarakat Indonesia dalam arti lebih luas bisa merasakan langsung manfaat dari pengabdian masyarakat.

Bertempat di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, tim dari Teknik Mesin UHO yang terdiri  dari : Dr. Eng. Sudarsono, ST., M.Eng (Ketua), Dr. Eng. Nanang Endriatmo, ST.,MT (Anggota), Dr. Eng. Ahmad Barata, ST.,MT (Anggota), Budiman Sudia, ST.,MT (Anggota), Aminur, ST.,M.Eng (Anggota) bertemu dengan Pimpinan CV. Mandiri Berkah. Perusahaan tersebut merupakan salah satu pengepul barang rongsok yang berada di Kota Kendari.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Dr. Eng. Sudarsono, ST.,M.Eng kepada faktual.net menjelaskan jika program pengabdian masyarakat yang dilakukan bersama rekan-rekannya dalam rangka memberikan manfaat yang positif bagi warga yang menjadi sasaran program tersebut. Pengabdian masyarakat dengan bentuk “Pelatihan Teknik Pengecoran Aluminium Bagi Usaha Pengepul Barang Bekas Di Kecamatan Poasia Kota Kendari” berlangsung pada 7 Oktober 2022.

Dikatakannya bahwa program positif yang paling nyata adalah meningkatnya nilai ekonomi bagi warga yang tersentuh program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Teknik Mesin UHO. Misal : pada jenis usaha barang rongsok terkhusus logam rongsok, awalnya mereka mengirim barang ke Jawa masih dalam bentuk mentah tentu harganya lebih murah dibanding mereka mengirim barang ke Jawa dalam bentuk barang setengah jadi.

Pria yang menjabat sebagai Direktur Pendidikan Vokasi UHO tersebut menyebutkan bahwa dengan penggunaan Tungku Pengecoran Logam maka logam-logam rongsok semisal Aluminium dapat dilebur dan dicetak menjadi balok-balok Aluminium. Tentu harga balok Aluminium akan jauh lebih mahal dibandingkan kaleng-kaleng bekas berbahan Aluminium walaupun telah dipress atau dipadatkan.

 

Dr Eng Sudarsono, ST.,M.Eng Depan Spanduk Saat Berbincang Dengan Pengepul

Dosen Teknik Mesin yang akrab dengan panggilan Cono menyebut jika pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh timnya bukan hanya sekedar mengajarkan ke pengepul bahwa logam rongsok yang selama ini mereka press ternyata bisa dilelehkan dan dibuat dalam bentuk balok, tetapi lebih dari itu ada proses edukasi yang dilakukan ke pengepul.

“Di Kegiatan ini, kami juga mengedukasi para pengepul agar paradigma berpikir mereka bisa berubah yang awalnya menjual hasil kumpulan barang ke Jawa dalam bentuk mentah atau setengah jadi, tetapi mereka juga bisa mencetak langsung barang-barang jadi yang dapat langsung dimanfaatkan semisal : panci, wajan, piston, roda gigi dan banyak lagi”, sebutnya.

“Pengabdian masyarakat yang kami lakukan tidak hanya berhenti sampai disini, tetapi akan berkelanjutan. Setelah ini kami akan berbagi ilmu dengan pihak CV Mandiri Berkah guna membuat Tungku Pengecoran Logam yang berkapasitas besar dan ramah lingkungan. Tungku yang lebih besar tentu bahan bakar yang digunakan lebih besar pula. Kami akan buat Tungku dengan bahan bakar oli bekas, sehingga oli bekas yang ada dibengkel-bengkel bisa juga bernilai ekonomis”, ucap Alumni Stara Satu Universitas Hasanuddin tersebut.

Baca Juga :  Jabat Kabid GTK Dinas P&K Provinsi Sultra, Surakhman, S.Sos.,MM Siap Sukseskan Visi Misi Gubernur

Senada dengan Ketua Timnya, Aminur, ST., M.Eng menceritakan ide awal dari pembuatan Tungku Pengecoran Logam adalah hasil kajian ilmiah dari tim agar para pengepul barang rongsok yang menjual barang-barang tersebut bisa mendapatkan nilai ekonomi yang lebih besar ketika memanfaatkan Tungku Pengecoran Logam.

“Setelah kami mengunjungi salah satu pengepul di Kota Kendari (baca: CV. Mandiri Berkah), kami menyaksikan bahwa kaleng-kaleng bekas, aluminium dan sejenisnya, sebelum dikirim ke Surabaya terlebih dahulu di Kempa, tujuan pengempaan ini adalah agar logam-logam rongsok yang berbahan Aluminiun tersebut terpress dan lebih padat”, beber Aminur pada Senin, 10/10/2022.

“Kami lihat proses pengempaan ini, walaupun membuat logam terpress dan padat tetapi kekurangannya masih menyisakan rongga yang tentu rongga tersebut masih bisa terisi jika ada sebuah teknologi sederhana yang digunakan”, bebernya lagi.

 

Aminur, ST.,M.Eng Sedang Melelehkan Aluminium di Tungku Pengecoran Logam

Aminur membandingkan jika para pengepul menggunakan teknologi sederhana berupa Tungku Pengecoran Logam, maka masalah rongga yang kosong tersebut akan teratasi. Caranya, logam rongsok berbahan dasar Aluminium dileburkan terlebih dahulu sampai meleleh, setalah meleleh maka lelehan tersebut dituang dalam cetakan-cetakan yang berbentuk balok. Maka logam rongsok telah berubah bentuk menjadi balok-balok Aluminium.

“Tentu balok Aluminium ini, jika dikirim dan dijual ke pabrik di pulau Jawa khususnya Jawa Tengah, harganya akan lebih besar dibanding logam rongsok tersebut hanya melalui proses kempaan”, jelas Aminur.

Aminur mengakui bahwa Tungku yang diperkenalkan masih bersifat Portable dan kapasitasnya kecil dengan menggunakan bahan bakar arang. Tetapi pihaknya telah berencana akan bekerjasama dengan para pengepul guna membuat Tungku yang lebih besar pada program pengabdian masyarakat selanjutnya. Tungku yang besar dengan bahan bakar Oli Bekas. Dan teknologi yang dirancangnya tentu bersifat ramah lingkungan.

Menutup wawancara dengan faktual.net, Aminur kembali menegaskan bahwa yang utama dari pelatihan ini adalah proses edukasi dan Teknik Mesin UHO akan selalu bersedia untuk memberikan bimbingan bagi masyarakat dalam upaya pemanfaatan teknologi tepat guna walaupun dalam konteks yang sederhana. Dengan harapan pemanfaatan teknologi sedernaha bisa meningkatkan nilai ekonomi dan pendapatan bagi para pengepul barang bekas.

Untuk menjadi informasi, balok-balok Aluminium dalam bahasa Industri dikenal dengan nama INGOT. INGOT merupakan Raw Material  yang dapat diproses lebih lanjut  dengan menggunakan teknik pengecoran logam untuk menghasilkan produk Aluminium bernilai tinggi. Misal : Piston, Blok Silinder, Injection Pump, Connection Rood  dan lainnya.

Redaksi/Aco RI

Tanggapi Berita Ini