Example floating
Example floating
BeritaHeadline

Mahasiswa Sebut Patroli di depan Kampus UHO Hanya Pencitraan dan Minta Polda Sultra Copot Kapolres Kendari

×

Mahasiswa Sebut Patroli di depan Kampus UHO Hanya Pencitraan dan Minta Polda Sultra Copot Kapolres Kendari

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Mahasiswa Kendari demontrasi di depan Kantor Mapolda Sultra.

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Gerakan Aktifis Sulawesi Tenggara (GAS), gelar aksi demonstrasi di depan Kantor Polda Sultra, Kamis (07/07/2022), hingga sebut patroli gabungan di depan kampus Universitas Halu Oleo (UHO) hanya pencitraan.

Pantauan awak media Faktual.Net, puluhan mahasiswa itu membawa keranda beberapa spanduk yang bertuliskan Copot Kapores, kampus bukan tempat kriminal” Spandu kedua bertuliskan “Randi-Yusuf Amis Sando-Jalil siapa yg bunuh?” yang diletakkan di gerbang Polda Sultra.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Jendral Lapangan Asran menjelaskan, bahwa dengan patroli yang dilakukan oleh Kapolres Kota Kendari beberapa hari belakangan ini dinilai itu sebuah pencitraan.

“Ini sebuah pencitraan, karena mereka melakukan patroli hanya di depan kampus baru UHO itupun tidak secara menyeluruh semua lorong dimasuki. Hanya pada satu titik dimana pada lorong tersebut tidak pernah terjadi hal-hal yang melanggar hukum,” tegasnya.

Tak hanya itu, wilayah Kampus UHO mayoritas masyarakat terpelajar dan wilayah studi mahasiswa jika patroli yang dilakukan dengan membawa pasukan gegana yang lengkap dengan senjata dan water cannon untuk mencegah premanisme dan penjambretan.

“Hanya karena pada persoalan adanya laporan masyarakat di sekitaran kampus UHO hingga sering terjadi penjambretan saya rasa itu tidak logis,” tuturnya.

Baca Juga :  Ukir Prestasi! Kader IMM FAI UM Kendari Berhasil Raih Juara II di MTQ ke-48 Kolaka

Lebi lanjut, di depan kampus baru UHO sudah ada pihak kepolisian dari Polsek Poasia yang stay 24 jam, seharusnya patroli lengkap dengan membawa pasukan Gegana yang lengkap dengan senjata itu dilakukan pada titik rawan.

“Kegiatan Polres Kota Kendari kami anggap mengganggu konsentrasi mahasiswa dalam meyelesaikan studi, Seperti ada mafia saja di wilayah kampus ini. Bukan cuman itu, tapi ada beberapa oknum Polres Kota yang mengambil jatah dari warung-warung di daerah itu tolong ditelusuri,” tegasnya.

Terakhir Asran mennyampaikan, aksi ini bukan gerakan akhir akan tetapi ini gerakan awal untuk menyalurkan aspirasi dan meminta Polda Sultra untuk Copot Kapolres Kendari.

“InsyaAllah ketika sang pencipta masih memberi umur panjang kepada kami, selesai perayaan lebaran Idul Adha, kami akan turun kembali untuk menyuarakan apa yang menjadi aspirasi kami,” tutupnya.

Untuk diketahui, beberapa hari terakhir ini beredar informasi Pos Polisi di pergtigaan kampus UHO akan diaktifkan kembali yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari wilayah kampus UHO.(Red).

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit