Example floating
Example floating
Metropolitan

380 Bangunan di Kampung Sawah Jakarta Utara Dieksekusi, Warga Merasa Diperdaya

×

380 Bangunan di Kampung Sawah Jakarta Utara Dieksekusi, Warga Merasa Diperdaya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta. Di pagi hari Kamis (03/12/2020) Warga Kampung Sawah RT 010 RW 011 Kelurahan Semper Timur Kecamatan Cilincing dikejutkan dengan adanya raungan buldozer yang memasuki areal perkampungan tersebut.

Warga terkesima karena tidak sempat mengeluarkan semua barang-barang mereka untuk diamankan. Maka kekisruhan pun terjadi, mereka melakukan penolakan karena  alat berat dan buldozer memporak porandakan rumah warga kampung sawah RT 10 RW 11 Kel Semper timur Kec Cilincing Jakarta Utara.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Sejumlah 24 Rumah yang sudah tertulis di dalam daftar list pembongkaran, ternyata lebih dari 49 Rumah yang dibongkar bahkan direncanakan 380 Rumah lainya di Wilayah RW 11 tersebut akan segera dieksekusi.

Meskipun ada pemberitahuan, tetapi pihak pelaksana pembongkaran kesannya kurang sosialisasi terhadap warga, sehingga mereka tidak sempat mengeluarkan barang mereka.

Seperti yang dituturkan seorang warga bernama Sulis (35) mengatakan, “Saya kecewa dengan BPN Karena mereka membayar ganti rugi tidak sesuai dengan perjanjian awal yang katanya bangunan dan tanah kami akan dibayar, namun kami hanya menerima pembayaran bangunan saja,” ungkapnya dengan emosi.

Baca Juga :  Reses Anggota DPRD DKI Jakarta Neneng Hasanah Serap Aspirasi Warga RW 04 Tugu Utara dan RW 16 Lagoa

Begitu juga  pernyataan warga lain, dengan peristiwa tersebut warga yang tidak mau disebutkan namanya itu merasa diperdaya atas praktik-praktik yang kurang etis yang dilakukan oleh pihak-pihak yang melakukan negosiasi.

Sementara itu pernyataan Abu Bakar  sebagai Ketua RW 11, mengatakan, “Kami diakal-akalin oleh BPN Jakarta Utara dan PUPR” ungkapnya.

Abu Bakar  uga menambahkan, meminta adanya mediasi  antara Badan  Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Utara dan PUPR Jakarta Utara untuk menyelesaikan masalah tersebut, namun sampai kini hal itu belum terjadi sampai peristiwa pembongkaran terjadi.

Pihak BPN Jakarta Utara ketika di lapangan alergi ketika hendak dimintai keterangan oleh awak media terkait pembongkaran tersebut.

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, puluhan warga nampak menyaksikan pembongkaran pagi hari itu dengan kesedihan yang mendalam. Sedikitnya 250 Personel diturunkan yang terdiri dari gabungan TNI , POLRI san Satpol PP.

Kini warga yang terkena imbas proyek pembangunan jalan tol itu berharap agar dapat terselesaikan dengan baik, agar dapat mendukung pembangunan pemerintah.

Reporter : Muhayati

 

 

Tanggapi Berita Ini