Faktual.Net, Muna Barat — Persoalan Desa Guali kian memanas pasalnya Plt Desa Guali mengklarifikasi isu terkait titipan Bupati Muna Barat dalam perekrutan perangkat desa baru-baru ini, di sala satu media online dalam pernyataannya bahwa seleksi pengurus desa dilakukan secara terbuka dan transparan.
Menanggapi pernyataan tersebut Harifu yang merupakan salah satu panitia seleksi, ia mengatakan bahwa bohong besar jika seleksi itu transparan dan banyak persoalan didalamnya.
“Saya siap bertanggung jawab dan menjelaskan jika di panggil bupati terkait masalah ini, terlebih lagi penganggaran seleksi itu menggunakan ADD besarannya 20 juta, sampai hari ini belum diberikan, sementara yang lolos seleksi sudah menerima honor,” kata Harifu, Sabtu (13/12/2025).
Dia menduga uang sebesar Rp. 20.000.000 digunakan oleh ketua panitia sekaligus Plt kepala desa saat ini. Dana tersebut dibenarkan juga oleh salah satu panitia bernama La Saahi.
Sementara itu, Kartono juga menduga kuat Plt kepala desa guali sekaligus ketua panitia seleksi pada saat itu bersama perangkat-perangkatnya berkolusi untuk menutupi persoalan-persoalan yang terjadi di dmDesa Guali saat ini.
“Saya berharap kepada seluruh masyarakat desa guali, mari kita galang kekuatan untuk melawan oknum-oknum korup yang yang tidak bertanggung jawab terhadap anggaran kita,” harap Kartono.
Warga Desa Guali meluapkan kekecewaan terhadap kepemimpinan Plt kades tersebut yang dinilai tertutup, dan sarat praktik kolusi.
“Kami masyarakat Desa Guali memberikan mosi tidak percaya Lagi dengan perangkat Desa saat ini,” tegas Kartono.
Ia meminta Bupati Muna Barat untuk mengganti perangkat desa yang dianggap tidak profesional dan tidak transparan dalam pengelolaan keuangan ADD.
“Kami meminta kepada Bupati Muna Barat agar Plt kepala desa dan semua perangkat desa yang baru-baru ini diangkat diganti dan dibatalkan, selanjutnya bupati memerintahkan PAW kepala desa guali secepatnya,” tuturnya.
Lebih lanjut, di Desa Guali ini sudah terlalu banyak masalahnya dan menyimpang dari prinsip good governance.
“Banyak pejabat dan tokoh-tokoh di Desa Guali ini bermasalah, tetapi tidak memiliki itikad baik untuk diperbaiki justru kami duga mereka melindungi orang-orang yang bermasalah,” tutupnya.
Reporter: Kariadi
















