Faktual.Net,Tidore. Meskipun sempat menjadi rival saat tim Poram Mareku Vs Bintang Selatan, berlaga di lapangan hijau Stadion Mairimoi Kota Tidore Kepulauan. Selasa, (6/5/22)
Tidak membuat dua Supporter dari masing-masing Tim itu, ikut bersitegang hingga menimbulkan kerusuhan diantara Supporter.
Supporter Poram Mareku dari Kelurahan Mareku, Kecamatan Tidore Utara, dikenal dengan nama Super Poram, sementara Supporter Bintang Selatan dari Kelurahan Tongowai, Kecamatan Tidore Selatan, di kenal dengan nama Curva Binsel. Kedua supporter ini sangat militan dalam mendukung tim kesayangan mereka.
Hingga tak kenal lelah dalam memberikan dukungan. Kecintaan terhadap Poram Mareku maupun Bintang Selatan kerap mereka tunjukan lewat aksi kreatif dan atraktif.
Saat berada di Tribune, Super Poram biasanya menyuguhkan aksi koreografi dan bernyanyi. sementara Curva Binsel, membuat kreatifitas melalui tulisan yang dipajang dengan spanduk dan juga bernyanyi sepanjang laga.
Meskipun Tim Poram Mareku harus menelan kekalahan dari Tim Bintang Selatan, namun di luar stadion, kedua supporter ini, lantas menunjukan aksi simpatik dengan kemesraan yang menarik perhatian netizen. Itu ditunjukan saat mereka melakukan konfoi secara bersamaan ketika kembali ke Bascame masing-masing.
Menariknya, saat memasuki wilayah Bintang Selatan di Kelurahan Tongowai, Super Poram beserta Pemain, disambut oleh Pemain Bintang Selatan dan Curva Binsel, bahkan mereka (Curva Binsel) membuat pagar hidup dan saling menyapa sebagai bentuk apresiasi atas nama saudara.
Kemesraan diantara kedua Suporter ini, kemudian diabadikan dalam video dan diunggah melalui media sosial seperti Facebook, Tiktok, maupun Stroy Whatsapp (Wa).
Salah satu pemilik Akun Facebook, Rustam Ade, kemudian ikut membagikan potongan video kemesran Curva Binsel dan Super Poram, sembari menuliskan kalimat apresiasi.
“Sportivitas tidak hanya terjadi dalam lapangan, di luar lapangan juga harus dikampanyekan dengan cara-cara yang positif seperti yang sudah dilakukan supporter Curva Binsel,” tulisnya.
Begitupun dengan Salah satu pemilik Akun Fcaebook, bernama Khobud Mocktar, ia juga ikut menggunggah Video simpati dari kedua sporter saat berpapasan di Basecam Bintang Selatan, dengan tulisan, “THE BEST MOMENT. Semoga menjadi contoh untuk para pendukung fanatik sepak bola MALUKU UTARA.
Dimana dua team yg mungkin d anggap brutal/anarkis meperlihatkan secara nyata bahwa sepak bola adalah ladang pemersatu dan mempererat tali persaudaraan. Sepak bola menyatukan kita.
Kalah menang soal biasa” dalam postingan Khobud ini mendapat 143 menyukai, 81 Like Super dan 7 like peduli dari netizen. 38 komentar yang berisi respect akan tindakan kedua sporter tersebut.
Sementara Iksan Gamtufkange, melalui Story Wa, ikut mengunggah video tersebut, sembari menuliskan, “Rivalitas 90 Menit. Selebihnya kita saudara. Poram dan Bintang Selatan patut di contoh”.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Curva Binsel, Muhmamad Amrullah, mengatakan, sikap yang ditunjukan Curva Binsel terhadap Super Poram, merupakan sebuah solidaritas sesama suporter, ia mengaku, masih perlu banyak belajar dari Super Poram yang merupakan Supporter senior di dunia sepak bola Kota Tidore Kepulauan.
Pasalnya, Super Poram telah banyak mendedikasikan nilai-nilai positif tentang menjunjung sportivitas dan membangun persatuan sepak bola.
“Untuk Super Poram saya hormat, karena mereka adalah Supporter senior yang patut dicontohi oleh generasi pencinta bola akan datang,” tuturnya.
Reporter : Aswan













