Example floating
Example floating
Tokoh

Sukseskan Astacita Presiden Prabowo, Ketua DPC IPeKB Kota Kendari Kawal Distribusi MBG ke 3B (Bumil, Busui dan Baduta/Balita)

×

Sukseskan Astacita Presiden Prabowo, Ketua DPC IPeKB Kota Kendari Kawal Distribusi MBG ke 3B (Bumil, Busui dan Baduta/Balita)

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

faktual.net, Kendari, Sultra. Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kota Kendari dengan jumlah 34 orang hadir dalam rangka mensukseskan program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) BkkbN dan juga program pemerintah lainnya. IPeKB merupakan wadah bagi seluruh Penyuluh KB/Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) yang bertugas untuk membangun profesionalisme, meningkatkan kesejahteraan anggota serta mendukung program pemerintah.

Herlina, SE.,ME selaku Ketua DPC IPeKB Kota Kendari mengatakan kepada media bahwa Penyuluh KB/PLKB yang tergabung dalam organisasi ini memiliki kader militan yang berada pada kelurahan ditingkat RW/RT Se Kota Kendari. Herlina merinci kader KB diantaranya Kader Institusi Masyarakat Perkotaan (IMP), Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Kelurga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Apseptor (UPPKA), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R/M) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK).

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Sebagai penyuluh KB, Herlina dan anggotanya bertugas melakukan pembinaan/pengkaderan terhadap kader kadernya agar bisa mandiri, Meskipun Penyuluh KB/PLKB dianggap ujung tombak namun kader KB lah yang merupakan mata dari ujung tombak tersebut, mereka perpanjangan tangan dan mulut dari Penyuluh KB pada tingkatan masyarakat diwilayah RW/RT.

“Untuk menjadi seorang kader KB yang paling utama adalah mendukung program BkkbN, berdomisili diwilayah tugasnya, memiliki jiwa sosial yang tinggi dan mampu baca tulis”, ucap Herlina pada Rabu, 17 Juni 2026.

MBG untuk sasaran 3B : Bumil, Busui, Baduta, Balita

Saat ini DPC IPeKB Kota Kendari bersama dengan kader KB yang tergabung dalam Tim Pendamping Keluarga (TPK) terlibat dalam pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk sasaran 3B yakni Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui (Busui), Bayi dibawah dua tahun (Baduta) dan Bayi dibawah lima tahun (Balita) Non Paud.
Tim Pendamping Keluarga yang didalamnya ada unsur Kader Keluarga Berencana, ada unsur PKK dan ada unsur Nakes tugas pokoknya melakukan pendataan, pemetaan dan pendampingan terhadap sasaran stunting/3b yang berada diwilayahnya, khusus untuk pendataan 3b kader diharapkan mampu memenuhi data sasaran 3B minimal 300 penerima manfaat persetiap SPPG.

Data yang dihasilkan oleh TPK di verivikasi oleh Penyuluh KB/PLKB yang selanjutnya menjadi dasar untuk dilakukannya pendistribusian MBG 3b untuk penerima manfaat dengan sasaran Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Bayi dibawah dua tahun serta Bayi dibawah lima tahun belum masuk paud.

Herlina mengatakan bahwa Kemendukbangga dengan BGN melakukan MoU dalam hal Penyediaan Data 3b dan mendistribusian.MBG, yang mana MBG merupakan salah satu program Presiden Prabowo yang tertera dalam Astacita untuk mewujudkan generasi emas Indonesia 2045.

“Generasi Emas Indonesia 2045 ini bisa terwujud apabila stunting bisa tercegah. Stunting harus dicegah sejak dini mulai dari kualitas Kesehatan remaja terutama remaja putri, calon pengantin, Bumil, Paska salin, Baduta dan Balita”, ucap Herlina dengan menegaskan bahwa keberadaan MBG sangat dirasakan oleh sasaran MBG 3B khususnya dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan KS I dan II.

“Banyak yang mengatakan bahwa MBG itu adalah program yang mubazir jika hanya melihat dari sudut pandang sasaran didik, namun tidak semua peserta didik seperti itu, dimana ditemukan ada anak sekolah yang mungkin tidak makan MBGnya karena sudah kenyang, bisa jadi karena tidak sesuai dengan seleranya dan ada juga ia membawa pulang untuk dipersembahkan ke adik, kakak, mama atau bapaknya, kalaupun ada yang tersisa, ada yang terbuang seperti yang kita saksikan di media sosial itu hanya Sebagian kecil.

“Bagi Penyuluh KB yang dirasakan selama mendampingi kader TPK mendistribusikan MBG sasaran 3b, disaksikan Penerima Manfaat 3b bagaimana antusias keluarga sasaran 3b saat menerima omprengan, saat di konsumsi oleh sasaran dan manfaat yang dirasakan bagi sasaran 3B khususnya bagi mereka yang tingkat kesejahteraannya dari KS I dan II, terutama bagi kelompok baduta/balita, banyak cerita-cerita haru dan juga testimoni-testimoni positif mengenai MBG 3b ini” tegas Herlina.

“Sampai sekarang, untuk wilayah kota Kendari Maa syaa Allah belum kami temukan adanya kasus-kasus yang menghawatirkan, semoga jangan ada yang demikian”, tutupnya dengan berpesan agar program MBG tetap berlanjut terkhusus untuk Penerima Manfaat 3b (Bumil, Busui dan Baduta serta Batita) demi generisi bebas stunting.

Reporter : Aco RI

Tanggapi Berita Ini