Faktual.Net, Kendari, Sultra. Sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Pengembangan dan Perlindungan Ekonomi Kreatif berlangsung pada Jum’at, 4 Maret 2022 di Kampus STIE 66 Kendari dan SMK Satria Kendari oleh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Fraksi Nasdem, Sudarmanto Saeka, SE.,MSi. Diikuti oleh Civitas Akademika, pelajar, pelaku ekonomi kreatif dan kaum milenial, acara ini berlangsung pagi dan sore hari.
Pada kegiatan kali ini, penyelenggara menghadirkan dua orang narasumber yang konsen pada persoalan ekonomi, di STIE 66 Pemateri Prof. DR. Abd. Azis Muthalib, SE., MS., sedangkan di SMAS Satria Kendari, Pemateri DR. Abd. Razak., SE.,MS.
Sudarmanto Saeka kepada faktual.net, mengatakan bahwa pengembangan dan perlindungan terhadap pelaku ekonomi kreatif adalah sebuah keharusan, ini sangat beralasan sebab kemajuan ekonomi sebuah daerah sangat bergantung pada bangkitnya perekonomian khususnya di kelas UMKM.
“Pengembangan dan perlindungan ekonomi kreatif pada perda ini fokus pada pelaku UMKM, sebab keberadaan pemerintah memang harus fokus membina dan membesarkan usaha kecil dan menengah”, ucap Sudarmanto Saeka, SE.,M.Si.
Sudarmanto Saeka juga menambahkan bahwa jika ekonomi kreatif dari kelas usaha kecil dan menengah hidup maka akan jadi pemicu bangkitnya perekonomian daerah, sebab dengan hidupnya usaha kecil dan menengah maka perputaran uang akan lebih masif didaerah.
Untuk skala perlindungan, Sudarmanto Saeka mengatakan bahwa Perda ini fokus pada perlindungan kekayaan intelektual dari sebuah ekonomi kreatif.
“Perlindungan bagi pelaku usaha ini sangat penting, khususnya pada wilayah Hak Atas Kekayaan Intelektual dari sebuah produk, kami ini basic ekonomi dan sebelum ber DPRD aktif sebagai dosen ekonomi, jadi kami sangat paham terhadap apa yang menjadi kebutuhan para pelaku usaha”, katanya.
“Perda ini telah lahir sejak tahun 2020 tetapi masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaannya, sehingga perlu adanya sosialisasi sehingga masyarakat bisa menjadikan payung hukum dalam upaya pengembangan usahanya khususnya bagi masyarakat yang bergerak di bidang UMKM”, pungkasnya.
Reporter : Aco RI















