faktual.net, Jakarta – Seorang wanita sebagai Juru parkir di sekitar waduk Pluit Jakarta Utara, Binaan Up. Parkir Jakarta utara menjadi sorotan atau kritikan warga sekitar waduk pluit Jakarta Utara yang bekerja hingga dinihari. Jukir (juru parkir) wanita tersebut diketahui sudah berkeluarga dan bekerja bersama sang suami hingga dinihari setiap harinya.
Seorang Pengelola atau Petugas Up. Parkir menjelaskan, Minggu (9/12),bahwa ibu jukir tersebut sudah pernah dipanggil dan diberikan pengarahan agar tidak.elakukan aktivitasnya hingga larut atau bahkan dinihari, karena sudah banyak kritikan dari warga sekitar bahkan masyarakat yang parkir diwilayah tersebut.
“Ibu jukir tersebut sudah pernah dipanggil dan ditegur oleh pimpinan up parkir jakarta utara, dan tidak diperkenankan untuk bekerja hingga subuh, tapi tidak dihiraukan,” Ucap pengelola parkir.
Beliau juga menambahkan, larangan tersebut dilakukan untuk menghindari terjadi peta konflik, karena lokasi tersebut tiap malamnya ramai oleh pengunjung untuk menikmati malam di waduk Pluit Penjaringan Jakarta Utara.
“Disini tiap malam rame pengunjung yang datang ke waduk pluit, bang, ada jukir perempuan yang bekerja sampai subuh banyak penilaian yang negatif dan juga kita kan belum tentu dapat menghindari orang yang iseng dan pelecah, nah sebelum itu terjadi lebih baik diantisipasi sedini mungkin,”ungkapnya.
Pengelola parkir tersebut juga berharap agar petugas atau pimpinan up parkir Jakut maupun provinsi dapat bertindak tegas untuk melarang jukir wanita yang bekerja hingga subuh atau dinihari.
Media online faktual.net sudah menyampaikan informasi ini kepada Up.Parkir Wilayah Jakarta Utara dan juga Up.Parkir Provinsi DKI Jakarta dan merespon dengan baik dan segera menindaklanjutinya secara persuasif.(Zul)















