Faktual.Net, Fakfak — Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, SmartSite Fakfak gelar edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kampung Werabuan Kabupaten Fakfak.
Upaya meningkatkan keselamatan kerja di sektor konstruksi kembali dilakukan melalui program pengabdian kepada masyarakat bertajuk “SmartSite Fakfak: Edukasi K3 berbasis Pendekatan Kolaboratif dengan Pendampingan Berkelanjutan bagi Pekerja Konstruksi Lokal.”
Kegiatan ini berlangsung pada 8–9 November dan menyasar para pekerja konstruksi lokal yang sedang mengerjakan proyek pembangunan guardrail di Kampung Werabuan, Kabupaten Fakfak.
Program SmartSite Fakfak hadir sebagai inovasi dalam memberikan edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara lebih modern, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan pekerja lapangan.
Melalui pendekatan kolaboratif dan pendampingan langsung, program ini berupaya mengurangi risiko kecelakaan kerja sekaligus meningkatkan kompetensi para pekerja lokal.
Edukasi K3 Berbasis Kolaboratif: Mudah, dan Tepat Sasaran.
Dalam kegiatan ini, para pekerja mendapat materi terkait penerapan K3 simulasi singkat. Pendekatan berbasis visual dipilih karena lebih mudah dipahami oleh peserta dengan latar belakang pendidikan yang beragam.
Materi yang disampaikan meliputi pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), identifikasi potensi bahaya kerja, serta prosedur penerapan K3 yang baik dan benar di lokasi kerja.
“Model edukasi seperti ini sangat membantu, apalagi banyak pekerja yang lebih cepat memahami materi lewat contoh visual. Mereka bisa melihat langsung apa yang aman dan apa yang berbahaya,” ujar salah satu fasilitator program.
Peningkatan Kesadaran Keselamatan di Lapangan Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan perilaku kerja pada para peserta. Para pekerja mulai menggunakan APD secara lengkap, serta lebih memahami risiko dari pekerjaan pemotongan, penggalian, dan pemasangan guardrail.
“Sebelumnya banyak pekerja tidak menyadari pentingnya helm dan sepatu keselamatan. Setelah pelatihan, mereka justru meminta APD tambahan karena memahami fungsinya,” jelas tim pelaksana.
Program SmartSite Fakfak diharapkan menjadi langkah awal membangun budaya K3 yang lebih kuat di Kabupaten Fakfak, terutama di proyek-proyek konstruksi skala kecil hingga menengah.
Dengan memadukan edukasi berkonsep kolaboratif dengan pendampingan berkelanjutan, kegiatan ini menunjukkan bahwa inovasi keselamatan dapat diterapkan bahkan di wilayah pedesaan.
Model program ini juga berpotensi untuk dikembangkan lebih luas pada proyek konstruksi lain, sehingga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan dunia kerja lokal.(red).
















