Faktual.Net, Jakarta-Bertempat di kediaman H. Sabri Saiman, yang kini menjabat sebagai Ketua PMI Kota Administrasi Jakarta Utara, Sabtu, 19/7/2019 malam hari sekitar Pukul 19.30 WIB, berlangsung acara silaturahmi tokoh masyarakat Jakarta Utara. Acara dibuka oleh H. Suwardi Ketua Jakarta Utara Rumah Kita yang pada malam itu bertindak sebagai panitia pelaksana.
Permohonan maaf disampaikan Suwardi kepada hadirin secara khusus Wali Kota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau dan jajaran karena keterbatasan dari acara tersebut. Lalu doa pembukaan pun dilakukan dari perwakilan Majelis Ulama Indonesia, Jakarta Utara yang dibawakan oleh K.H. Asanam.

Acara selanjutnya sambutan-sambutan. Pertama dilakukan H. Sabri Saiman yang memaparkan bahwa kondisi Jakarta Utara beberapa kurun di belakang ini yaitu permasalahan yang telah terjadi yaitu perseteruan antara dua suku Ambon dan Makassar serta peristiwa Priok tahun 1984.
Dari permasalahan tersebut dapat dipahami bahwa yang penting adalah masalah kerukunan dan keamanan jangan menjadi hal yang luput jadi perhatian, “Saya ingin ada kaderisasi ini belum tersampaikan,” ungkapnya.
“Saya mohon kepada Bapak Walikota menjaga semua itu jangan sampai terjadi lagi, karena akan mencoreng Pemerintahan Kota dan Kepolisian Resort Jakarta Utara,” tegasnya lagi.
“Saya ingin menggambarkan bagaimana susahnya setelah proklamasi kemerdekaan dan itu saya rasakan selaku “orang asing” di sini sangat menderita, apalagi banyak terjadi pemberontakan,” pungkasnya.
Tahun 1964 banyak terjadi peristiwa yang membuatnya ditangkap karena masuk ormas di daerah Pelabuhan Tanjung Priok. Sabri Saiman mau mengingatkan agar kita menjadikan Jakarta Utara Rumah Kita menjadi Jakarta Rumah Kita.
Dan ia menegaskan kepada yang hadir agar jangan membenci dan suudzon, kita mesti ikhlas, karena itulah ilmu yang dipakai Sabri Saiman.
“Terakhir kepada pemuda tolong apapun yang akan dilakukan harus diawali dengan “Bismillah” InshaaAllah diridhoi oleh Allah Subhanahu Wata’ala,” menutup sambutannya.
Sementara itu Walikota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau mengungkapkan bahwa meskipun H. Sabri Saiman menjadi tokoh utama di Jakarta Utara namun seperti yang didengar Walikota tentang perjalanan H. Sabri Saiman ini bukan saja untuk tingkat Jakarta Utara tetapi sudah ke mana-mana.
“Mudah-mudahan Jakarta Utara menjadi tempat yang damai terus, menjadi tempat kita bekerja, berusaha dan membangun bersama,” ungkap Walikota.
“Para tokoh saling membahu menjaga Jakarta Utara karena di sini menjadi tulang-punggung ekonomi DKI Jakarta. Tidak cukup hanya Pemkot Jakarta Utara saja tetapi bersama tokoh masyarakat kita membangun persatuan dan kesatuan menjaga dan memelihara kota Jakarta Utara kita, ke depannya menjadi lebih baik lagi,” kata Walikota menutup sambutan.
Selanjutnya perkenalan anggota Dewan Kota Administrasi Jakarta Utara yang baru dilantik Periode 2018 – 2023.
Reporter : Johan Sopaheluwakan















