Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta-Sebagai bagian dalam rangka mengurangi dampak buruk terhadap gedget serta ikut serta melestarikan budaya di Indonesia, pengurus RW 03, Kelurahan Tugu Selatan membuka pelatihan berupa Sanggar Tari Sri Wedari.
Nur Hidayati, pengelola Sanggar Tari Sri Wedari mengatakan, saat ini anak-anak kami yang belajar di sanggar ini sebanyak 50 orang dari usia PAUD sampai dengan SMA.
“Saat ini kendala kami terkait biaya untuk membayar pelatih, serta konstum,”ujar Nur Hidayati.
Tujuan dilaksanakan sanggar tari ini adalah untuk melestarikan budaya Indonesia serta mengurangi ketergantungan anak-anak kami pada gedget.
“Diharapkan dengan hadirnya seni Tari di wilayah kami, anak-anak dapat berkreasi dan berinovasi. kami berharap pemerintah dapat membantu biaya pelatih dan bantuan kostum tari,”ungkapnya.
Ditempat yang sama, Ketua RW 03 Kelurahan Tugu Selatan, Sutarto mengatakan, sangar tari ini baru dirintis di RW 03 dan saat ini belum ada surat keputusan (SK) tetap.
“Kita mencoba agar anak-anak ini kedepannya dapat Ikut serta melestarikan Kebudayaan yang ada di Indonesia. Kita khawatir kedepan budaya-budaya kita dapat luntur karena perkembangan zaman dan anak-anak lupa kalau Indonesia kaya dengan budaya. Untuk itu, kita mengedukasi anak-anak kita untuk menyukseskan cinta budaya,”ungkapnya.
(Amin)















