Faktual.Net, Kendari — Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) menggelar Acara Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional “Guru Tertentu” Tahap I Tahun 2025 di Plaza Inn Hotel Kendari pada Sabtu (11/10/2025).
Sebanyak 771 peserta Yudisium yang terdiri atas 615 peserta secara daring dan 156 peserta secara luring dengan terbagi dua bidang studi yaitu Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan Bahasa Inggris.
Dr. Yulianah Sain, S.S., M.Hum. yang merupakan Koordinator Program Studi PPG menyampaikan dalam laporannya bahwa pelaksanaan PPG guru tertentu tahap I tahun 2025 di LPTK UM Kendari melalui beberapa tahapan yaitu Setelah lolos seleksi maka akan ada pemanggilan kemudia. melakukan konfimasi kesediaan selanjutnya melapor diri di LPTK UM Kendari lalu melakukan orientasi selama satu hari selanjutnya masuk ke ruang GTK untuk melakukan pembelajaran mandiri.
“Jadi dipembelajaran mandiri ini mereka akan menyelesainkan sebanyak 9 SKS, sebenarnya 36 SKS tapi 27 di RPL kan dan 9 SKS itu yang dikuliahkan di ruang GTK pembelajaran mandiri dengan 3 mata kuliah,”lanjutnya
Dr. Yulianah Sain, S.S., M.Hum mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada seluruh peserta Yudisium yang telah hadir pada Yudisium dari berbagai daerah.
“Baik sebelum saya mengakhiri laporan ini saya selaku ketua PPG FKIP UM Kendari mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium PPG guru tertentu tahap 1 tahun 2025 semoga pencapaian ini menjadi langkah awal bagi bapak ibu guru hebat dalam mengabdi sebagai pendidik yang berkualitas dan berdedikasih tinggi tetap semangat dan teruslah berkontribusi dalam mencetak generasi emas bangsa Indonesia” tutupnya.

Dikesempatan yang sama Dekan FKIP UM Kendari, Dra Hasmira Said, M.Pd. menyampaikan dalam sambutannya bahwa yudisium dan pengukuhan merupakan puncak dari sebuah proses pembelajaran profesional yang panjang dan penuh makna.
“Memang kita menjadi guru professional atau mengikuti ppg ini memiliki tantangan tapi inilah tuntutan kita menjadi guru sebab hari ini kita tetap harus maju bukan hanya sampai disini batas kemampuan kita tapi terus berupaya semaksimal mungkin sepanjang ada kesempatan sepanjang ada ruang untuk pembelajaran mari sama-sama kita ikuti” ungkapnya.
Risna, S.Pd. yang merupakan alumni FKIP UM Kendari serta salah satu peserta Yudisium saat diwawancarai mengatakan momentum Yudisium dan Pengukuhan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian nyata sebagai guru profesional yang membawa semangat “Mencerahkan dan Memajukan Indonesia” sebagaimana nilai-nilai profetik yang diajarkan oleh Muhammadiyah.
“Semoga saya bisa menjadi guru yang benar-benar memberi manfaat bagi peserta didik, bukan hanya mengajarkan ilmu, tapi juga membentuk karakter dan nilai-nilai kebaikan dalam diri mereka” pungkasnya.
Diketahui acara ini dihadiri oleh Rektor UM Kendari, Direktorat Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UM kendari, Wakil Rektor I Institut Teknologi & Sains Muhammadiyah Kolaka Utara, dekan dan wakil dekan FKIP serta jajaran Pimpinan dan dosen Program Studi PPG FKIP. (Red).















