Example floating
Example floating
Iklan Ramadhan
AgamaDaerah

Peringatan Maulid Nabi di Kadia, Bersatu dalam Ukhuwah dan Seruan Jaga Kebersihan

24
×

Peringatan Maulid Nabi di Kadia, Bersatu dalam Ukhuwah dan Seruan Jaga Kebersihan

Sebarkan artikel ini
Camat Kadia, Kota Kendari, Hasman Dani, S.IP., MM saat membawakan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M, di Masjid Baiturahman, Jumat (19/9/2025).
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari, Sultra – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M di Masjid Baiturahman, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Jumat (19/9/2025) malam, berlangsung semarak. Mengambil tema “Dengan teladan Rasulullah kita satukan perbedaan dan pererat ukhuwa islamiyah,” acara ini tidak hanya menjadi momentum mengenang Sang Rasul, tetapi juga menyuarakan komitmen terhadap isu lingkungan, khususnya kebersihan.

Acara yang dipandu oleh Winda, penyiar RRI Kota Kendari, ini dihadiri oleh Babinkamtibnas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga RW 04 Kelurahan Kadia dan sekitarnya. Rangkaian kegiatan meliputi laporan ketua panitia, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan, ceramah hikmah, hiburan anak-anak pengajian, dan tradisi pembagian male.

Pasang Iklanmu
iklan 468x60
Pasang Iklanmu

Ceramah hikmah disampaikan oleh Dr. H. Abdul Muiz Amir, Lc., M.Th.I. menekankan bahwa Maulid adalah momen untuk mengenang kembali sosok Rasulullah SAW sebagai pemersatu dan pencerah umat.

Ia menyoroti bahwa salah satu masalah utama di Kendari adalah sampah, padahal kebersihan adalah salah satu teladan Nabi Muhammad SAW.

“Sesuai dengan temanya, perbedaan adalah sunatullah atau pasti. Tetapi tujuan Allah menciptakan perbedaan terdapat dalam Surah Al-Maidah ayat 48 dengan maksud adalah agar kita berlomba-lomba dalam kebaikan,” ujar Dr. Abdul Muiz.

Menurutnya, male yang diarak dalam Maulid pun bukan sekadar hiasan atau perebutan, melainkan simbol dakwah ulama terdahulu yang mengandung pesan nasihat yang kuat.

“Target bermaulid adalah bagaimana kita termasuk golongan orang-orang yang mendapatkan syafaat Rasulullah SAW,” tutupnya.

Baca Juga :  Nakhoda Baru IPPP Akedotilou: Membangun Desa dengan Semangat Kreativitas

Sebelumnya, acara secara resmi dibuka oleh Camat Kadia, Hasman Dani, S.IP., M.M. yang menyampaikan bahwa Maulid bukan hanya seremoni untuk merebut male, tetapi harus dimaknai sebagai upaya mengambil hikmah dan meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Camat juga secara tegas menyinggung isu kebersihan sebagai bagian dari ajaran Nabi.

“Tidak ada lagi yang buang sampah di tempat ilegal. Kami akan memberlakukan denda kepada masyarakat yang buang sampah sembarangan,” tegas Hasman Dani.

Ia menambahkan bahwa Maulid kali ini juga selaras dengan agenda lingkungan hidup, di mana Kecamatan Kadia turut melakukan kerja bakti massal sekaligus sebagai peringatan World Cleanup Day 2025.

“Jika kita terapkan akhlak Nabi dalam bertetangga dan bermasyarakat, Insya Allah akan terus tercipta dan terjaga kebersamaan dalam keharmonisan,” pesannya.

Sebelumnya, Lurah Kadia, Yuni Ade, S.Sos., memberikan sambutan sekaligus memperkenalkan diri di hadapan warga. Ia menceritakan perjalanan kariernya dari honorer sejak tahun 1996 hingga diangkat menjadi pegawai pada tahun 2007.

Dalam pesannya, Yuni Ade mengingatkan bahwa Rasulullah adalah teladan terhadap kaum dhuafa, anak yatim, dan yang lemah.

“Mari kita saling berbagi dan memperhatikan generasi muda agar tumbuh menjadi manusia yang mulia. Kami terus mendukung kegiatan sosial dan agama yang bersifat positif,” katanya.

Tak lupa, Lurah Kadia menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia secara khusus mengajak warga untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan gotong royong demi menjaga kebersihan lingkungan Kelurahan Kadia.(Red)

Tanggapi Berita Ini