oleh

Pembukaan KTT Youth 20, Inisiasi Pemuda Sebagai Agen Perubahan dan Perdamaian

faktual.net_Jakarta. Konferensi Tingkat Tinggi Youth 20 (Y20) resmi dibuka di Gedung Nusantara V, Kompleks DPR, Jakarta, Senin (18/7/2022).

Sebanyak 90 delegasi dari 19 negara hadir KTT Y20 secara fisik. Youth 20 (Y20) adalah wadah konsultasi resmi bagi pemuda-pemudi perwakilan negara G20 untuk berdialog, bernegosiasi, serta mengajukan solusi untuk isu-isu mendesak di dunia. Hasil utama dari KTT Y20 adalah rekomendasi kebijakan, disebut Communiqué Y20 yakni sebuah deklarasi pemuda berisi rekomendasi kebijakan yang akan diberikan kepada para pemimpin negara pada pelaksanaan KTT G20 di Bali.

Y20 mendorong para pemuda sebagai pemimpin masa depan untuk meningkatkan kesadaran terhadap permasalahan global, untuk bertukar ide, berargumen, bernegosiasi, hingga mencapai konsensus.

Untuk beberapa hari ke depan, para delegasi muda dari berbagai negara membahas finalisasi dari Communiqué.

Menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi, Y20 perlu memajukan dua peran pemuda sebagai agen perubahan dan agen perdamaian. Retno menjelaskan, di tengah berbagai tantangan global, kapabilitas transformatif dari 1,2 miliar anak muda di seluruh dunia bisa memberikan kontribusi yang luar biasa terhadap berbagai solusi dunia.

“Sebagai pemimpin masa depan, anak muda harus memainkan peran penting untuk memastikan perdamaian yang sejahtera dan berkelanjutan. Di dalam dunia yang terglobalisasi dan saling terkoneksi, hal ini bisa dilakukan dengan menumbuhkan dialog, membangun jembatan dan tidak membangun tembok. Jembatan ini harus didasari keberagaman,” jelas Retno.

Sebagai agen perubahan, anak muda harus bisa mengatasi tantangan dan mengubah dunia dengan lebih baik, berpikir secara out of the box dan solusi-solusi inovatif. Retno menambahkan dirinya menyambut baik rekomendasi kebijakan yang akan diumumkan di akhir KTT Y20 Indonesia nantinya.

Co-Chair Y20 Indonesia 2022 Michael Victor Sianipar menekankan, delegasi Y20 memiliki tanggung jawab yang besar, mengingat tidak semua anak muda berkesempatan untuk bergabung dengan kegiatan ini. Meski demikian, para delegasi Y20 membawa aspirasi anak muda di negaranya masing- masing.

“Selaras dengan ‘Bhinneka Tunggal Ika’, kita merayakan keberagaman kita di Indonesia. Tetapi kita juga harus merayakan keberagaman di dunia. Di dalam keberagaman itu, ada kesatuan, koherensi, pemahaman. Ini adalah tujuan dari Y20 Indonesia dan Presidensi G20 Indonesia,” jelas Michael.

Anggota Komisi XI DPR Putri Anetta Komarudin menekankan pentingnya meningkatkan keterwakilan pemuda dalam proses pengambilan kebijakan. Lebih lanjut, Communiqué adalah sebuah panduan bagi pemerintah serta penetapan kebijakan.

“Memperkuat dan memperdayakan pemuda dari sisi proses politik dan pengambilan kebijakan menjadi salah satu hal yang penting untuk kita masukkan di dalam Communiqué baik di sisi kebijakan global, regional, nasional,” jelas Anetta.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Kepemudaan Kemenpora Asrorun Ni’am mengatakan, Y20 memiliki peran yang relevan dengan menyampaikan solusi yang kreatif, inovatif, serta solusi di bidang sains dan teknologi.

“Hari ini, kita terhubung dengan komunitas pemuda di seluruh dunia. Inilah mengapa membutuhkan komitmen untuk saling menghargai dan membangun solidaritas dengan satu sama lain dan bekerja sama,” ungkap Asrorun.

Sebagai informasi, acara pembukaan ini dilanjutkan dengan talkshow terkait ketenagakerjaan pemuda.

Reporter: Lili

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :