Orientasi Tugas Anggota KPU Kabupaten/Kota, KPU Kendari Terpilih Jadi Satker Terbaik

108

Faktual.Net, Jakarta. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari terpilih sebagai Satker yang terbaik pada pelaksanaan kegiatan Orientasi Tugas Anggota KPU kabupaten/kota untuk kelas C gelombang VIII yang berlangsung di Hotel JS Luwansa Kuningan Jakarta pada 4 – 7 Desember 2018.

Penilaian dilakukan dari fasilitator/nara sumber dengan parameter kekompakan, kesolidan, serta keaktifan dalam kegiatan orientasi. Fasilitator atau nara sumbernya yakni Fery Kurnia (mantan anggota KPU RI), Wahidah Syuaib (mantan anggota Bawaslu RI), dan Aditya Perdana (Direktur Puskapol UI).

Adapun materi yang diikuti meliputi nilai-nilai demokrasi dan prinsip pemilu bebas jurdil, etika penyelenggara Pemilu, gender dan disabilitas dalam penyelenggaraan pemilu, sistem pemilu, tahapan pemilu dan perencanaan strategis, tata kelola internal dan mekanisme pengambilan keputusan, memahami isu pemangku kepentingan kepemiluan, serta penyelesaiaan pelanggaran dan sengketa pemilu serta strategi advokasi penanganan kasus.

Kegiatan orientasi diikuti lima komisioner ditambah sekretaris. Kegiatan orientasi tugas gelombang VIII diikuti oleh 30 kabupaten/kota. Pada hari pertama materi diberikan nara sumber dalam satu ruang besar yang diikuti 30 kabupaten/kota.

Peserta Orientasi Tugas Kelas C

Sedangkan pada hari kedua dan ketiga dibagi dalam lima kelas dan Kota Kendari berada di kelas C bersama KPU Kota Langsa (Aceh), Nias  Utara (Sumut), Kota Pekalongan (Jateng), Kabupaten Karawang (Jabar), dan Kabupaten Toli-Toli (Sulteng).

“Atas penghargaan ini saya mengucapkan terima kasih banyak kepada komisioner dan sekretaris KPU Kota Kendari atas kekompakan, disiplin, dan keaktifan dalam menerima materi” ucap Alex sapaan Jumwal Shaleh.

“Semua rekan komisioner dan sekretaris aktif dan mewarnai forum, bahkan ketika diskusi kelompok, yang tampil menjadi juru bicara di masing2 kelompok adalah dari Kota Kendari,” kata Jumwal Shaleh.

Menurut Jumwal Shaleh, penghargaan ini menjadi pemicu dan pelecut agar terus membangun kekompakan atau kesolidan dan semangat kerja demi suksesnya pelaksanaan Pemilu 2019.

“Dihadapan kami makin dekat pemilu makin berat program dalam tahapan yang akan dihadapi, semoga kami solid dan profesional dalam menjalankan tugas-tugas”, tutupnya.

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :