
Oleh: KRD Ketua Umum PK IMM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo Kendari
Faktual.Net, Kendari, Sultra – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal helat Musyawarah Daerah (Musyda) ke-XIV, yang berlokasi di Kota Baubau pada 7- 9 Januari 2022.
Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/RT IMM), Musyawarah Daerah, ialah permusyawaratan tertinggi di DPD, yang diikuti oleh Dewan Pimpinan Daerah, utusan-utusan Pimpinan Cabang, dan utusan-utusan Pimpinan Komisariat, yang diadakan dua tahun sekali.
Musyda Kali ini dengan mengusung tema “Merajut Kebersamaan Kukuhkan Semangat Ikatan” yang akan di hadiri DPD IMM Sultra, utusan Pimpinan Cabang dan Pimpinan Komisariat se-Sulawesi Tenggara sebagai peserta penuh. Yang akan menyukseskan Musyda di Kota Baubau sebagai tuan rumah untuk menyambut kader-kader IMM Se-Sultra.
Setelah saya berkonfirmasi, Musda tersebut sempat di undur beberapa kali, karena ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan dengan matang oleh DPD IMM Sultra.
Calon ketua umum dan formatur yang akan ditetapkan oleh Panitia Pemilihan Musyda dalam waktu dekat ini yang sesuai prosedural dan mekanisme organisasi. Maka dalam waktu dekat ini kita akan konsolidasi, untuk nyatakan sikap dan berkomitmen untuk siap menangkan orang nomor satu IMM Sultra yang mempunyai Visi dan berkompeten dalam memimpin IMM yang akan memasuki usia 58 tahun pada 14 Maret 2022.
Semoga Musyda yang akan dihelat di awal tahu baru, bisa melahirkan nahkoda baru untuk DPD IMM Sultra yang bisa menjalankan amanah dan melakukan yang terbaik semampunya untuk membawa IMM yang lebih progresif dan merajut kebersamaan dan semangat dalam berikatan.
Siapapun itu yang terpilih nahkoda baru DPD IMM Sultra untuk periode selanjutnya, rasa keegoan itu harus dihilangkan dan saling bergandengan tangan merangkul kembali agar bisa mengembangkan IMM di Sultra baik lagi, sehingga mampu melahirkan kader berinovasi dan mumpuni menjawab tantangan zaman di abad ke-21.
Sebagai kaum intelektual, diharapkan mampu menjalankan roh kehidupan organisasi melalui dasar trilogi IMM dan berlandaskan nilai-nilai kekeluargaan serta kesamaan tujuan untuk berkontribusi positif dalam pesyirakatan, agama dan bangsa.
Billahi Fi Sabililhaq Fastabiqul Khaerat.














