Faktual.net, Takalar, Sulsel –Jumat 09/8/2025 – Modus Operandi Operasi liar yang dilakukan oleh satuan Dinas Perhubungan (Dishub) Takalar jalan poros Takalar-Jeneponto, daerah Lengkese- Bontomanai, telah menyebabkan kemacetan panjang jalan tersebut
Para supir antar daerah mengeluh karena operasi liar Diduga hanya jadikan ajang Pungli, walaupun surat surat lengkap buku care Kir,kupon STNK lengkap para supir tetap ngeluh biaya setoran bagi para supir antar daerah Makassar-Selayar
Pasalnya, operasi tersebut tidak dilengkapi dengan standar operasi resmi papan bicara dari Dinas Perhubungan Takalar juga terkesan hanya minta setoran bagi para supir, sehingga supir tidak mengetahui alasan operasi atau prosedur yang harus paksa Diikuti keinginan para satuan Dinas Perhubungan Takalar
Daeng Sese supir antar daerah dari Bantaeng ngeluh saya lengkap persuratan saya buku Care, Kupon, Sim dan STNK kenapa mesti bayar setoran Rp 25.000.tanpa alasan jelas,”keluhnya kepada awak media.
Beberapa supir pedagang buah Takalar-Gowa bahwa operasi ini terkesan modus belaka yang terkena operasi Liar adalah para supir, mereka tidak mengetahui apa yang harus dilakukan saat operasi berlangsung.
“Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan, saya hanya disuruh berhenti dan membayar biaya,” kata Adi salah satu supir Pedagang Buah Takalar-Gowa.
Operasi liar ini juga menyebabkan kemacetan lalu lintas di beberapa titik di Kabupaten Takalar terutama daerah Bontomanai sampai Lengkese, para Supir antar daerah lain mengatakan bahwa operasi tersebut tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga menyebabkan kemacetan yang parah, kami berharap operasi liar jangan ada lagi seperti ini, juga kedepan Dinas Perhubungan Takalar harus mengedepankan pendekatan sosialisasi Dinas Perhubungan Takalar kepada pengguna jalan sebelum lakukan penindakan serta penertiban. agar masyarakat paham.
“Dinas Perhubungan kabupaten Takalar harus lebih transparan dan terkoordinasi dalam melakukan operasi,” kata Frans seorang supir kontainer yang menunggu sampai operasi liar selasai beroperasi, semoga atensi Dinas Perhubungan Takalar keluhannya para supir yang memakai jalan poros Takalar-Jeneponto.
Awak media hubungi salah satu Komentarnya salah satu perwakilan Dishub Takalar Sariful Dg Nyonri saat di konfirmasi mengatakan. Operasi sebenarnya di mulai sekitar jam 10 pagi tadi saya sudah bergeser ini dari lokasi. Kalau tidak ada papan informasinya resmi dan anak-anak yang tinggal di lokasi melanjutkan operasi silahkan di sentil-sentil. (*)












