Merasa Dirugikan, Pemilik Lahan Pagari Jalan Tani

26

Faktual.Net, Gowa, Sulsel. Pemilik lahan merasa di rugikan dengan adanya pekerjaan jalan tani bokki di dusun Pannyangkalang Desa Belabori kecamatan Parangloe kabupaten Gowa pada Rabu, 6/11/2019).

Ali DgTayang selaku pemilik lahan menegaskan bahwa pekerjaan jalan tani dilahannya itu tidak sesuai kesepakatan awal dimana kesepakatan awal pekerjaan jalan tani tersebut di kerjakan lurus dipinggir tanah miliknya.

“Tidak masalahji kalau tanah saya dijadikan jalan tani, dengan catatan sesuai kesepakatan awal kalau akses dibuka lurus dipinggir, ini justru ketengah, kalau begini kan saya yang dirugikan”, ujarnya.

Tidak terima dengan hal tersebut Ali Dg Tayang memagari jalan tani di lahan miliknya itu karena tidak sesuai dengan kesepakatan awal.

Baca Juga :  Antisipasi tindak kriminal dimalam hari, kapolsek tompobulu gelar cipta kondisi

Ia mengatakan sempat mempertanyakan ke pihak Tim Pelaksana Kegiatan selaku pelaksana kenapa jalan tani tersebut masuk ditengah lahannya, padahal kesepakatan awal harusnya dikerjakan dipinggir saja, namun ia tidak mendapat tanggapan yang diharapkannya.

Sementara itu Hamka Dg Ngitung selaku pendamping desa saat dikonfirmasi via telpon mengatakan “memang tidak seperti itu pembicaraan awal pada saat mau dikerjakan, kenapa tim Tim Pelaksana Kegiatan mengerjakannya diluar pembicaraan”.

Ditempat terpisah Kepala desa Belabori Abdul Kadir saat di konfirmasi melalui telpon seluler pada tanggal 25 Oktober 2019 mengatakan “ia saya sementara menunggu jawaban pak dusun Pannyangkalang, karena ini pekerjaan ada diwilayahnya”.

Baca Juga :  Harga Gula Jatim Naik dan Langka, Gubernur Khofifah Minta Satgas Pangan & KPPU Cek Stok di Gudang dan Pabrik

Sampai berita ini diterbitkan Ali Dg Tayang selaku pemilik lahan belum menemui titik terang pasalnya pekerjaan jalan tani tersebut saling lempar tanggung jawab antara Pendamping desa, Tim Pelaksana Kegiatan dan Kepala desa.

Diketahui Pekerjaan jalan tani ini dikerjakan dengan menggunakan dana desa Rp. 63.861.000 dengan pelaksana kegiatan adalah Tim Pelaksana Kegiatan Yusuf Dg Gassing, dan Dg, Nuntung.
Pekerjaan ini dikerjakan dengan menggunakan alat berat excavator.

Reporter : Redaksi Gowa, Saenal Abidin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :