Example floating
BeritaDaerahPemerintahan

Lurah Malakaji Bersama Pengurus SPAS Bantah, Tuduhan yang Beredar di Media Terkait SPAS yang Mandek 16 Tahun

×

Lurah Malakaji Bersama Pengurus SPAS Bantah, Tuduhan yang Beredar di Media Terkait SPAS yang Mandek 16 Tahun

Sebarkan artikel ini

 

Faktual.net, Gowa, Sulsel- Pihak Kelurahan Malakaji Kecamatan Tompobulu bersama Pengurus SPAS di Kecamatan Tompobulu melakukan pertemuan di Kantor Kelurahan dan membahas isu yang beredar di media sosial dan sangat menyayangkan pemberitaan sepihak, dan membantah adanya isu SPAS yang mandet, Kecamatan Tompobulu (Gowa), Rabu (4/2/2026).

“Jika ada yang mandet SPAS di Kecamatan Tompobulu tentunya kita sebagai pengurus SPAS kecamatan sudah mengambil langkah untuk memperbaiki sistem, dan ini bisa dibuktikan sendiri di lapangan, dan data dari BKPRM. Dari pantauan publik bahwa semua SPAS di Tompobulu itu aktif semua.

Mengenai SPAS yang di belakang Kantor Camat itu, memang kita tidak beraktivitas di sana lagi karena lokasi tersebut dipagar oleh oknum keluarga pemberi hibah, jadi untuk sementara anak-anak dialihkan masuk di mesjid belajar mengaji dan keagamaan. Ungkap Pengurus Spas Kecamatan Tompobulu.

Pihak SPAS sangat menyayangkan jika anak-anak tidak belajar mengaji, Jadi langkah yang diambil adalah mengalihkan masuk di mesjid yang berada di dekatnya.

Beberapa pengurus SPAS Kecamatan Tompobulu angkat bicara, “Kami sangat keberatan dengan tuduhan yang mengatakan Spas Kelurahan Malakaji itu mandet, dan mengenai Bangunan SPAS yang dipagar warga itu benar adanya, kami tidak berani membukanya lantaran pihak keluarga belum bisa diajak bicara secara terbuka.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Hantu! Film "Lobang Buaya" Bongkar Kekejaman Sebenar: Ketidakadilan yang Menakutkan Lebih dari Penampakan

Pemerintah Kelurahan bersama para pengurus SPAS akan mencari jalan lewat mediasi kekeluargaan agar oknum keluarga pemilik lahan berbaik hati membukanya pagar demi kelancaran proses belajar mengaji anak-anak berjalan dengan lancar.

Saat ditemui oleh awak media di ruang kerjanya, Lurah Malakaji Kaharuddin Syam, S.Sos mengatakan bahwa: “Spas di Kelurahan Malakaji itu yang terletak di belakang pasar mempunyai pengurus tetap, kami sebagai pemerintahan kelurahan hanya mempasilitaainya, tentang diduga mandetnya selama 16 tahun itu karangan semata oleh oknum yang mengejar keuntungan untuk pribadinya sendiri.

“Dan sengaja menjatuhkan agar dia mendapatkan nilai plus di publik. Ungkap Lurah Malakaji Kaharuddin Syam, S.Sos.

Adapun tambahan dari pengurus Spas bahwa lokasi yang dibangun bangunan itu sudah dihibahkan orang tua Oknum yang memagar bangunan, dan jelas ada surat hibahnya di Kantor Kecamatan sebagai arsip dan di pengurus SPAS kecamatan sebagai tebusan, agar lokasinya dimanfaatkan untuk kepentingan umum (Tempat belajar agama/mengaji anak-anak). Ungkapnya.

Reporter Mustamir Dg Jallo.

Redaksi Sulsel

Tanggapi Berita Ini