faktual.net, Mubar, Sultra. Riak-riak Mutasi yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) baru-baru ini menjadi isu liar dikalangan masyarakat maupun pejabat wilayah tersebut. Pasalnya dalam mutasi yang bakal dilakukan oleh pemkab diisukan akan ada pejabat yang dinonjob.
Namun isu tersebut akhirnya terjawab sudah. Dalam pelantikan 196 pejabat eselon III dan IV pada Selasa, 9 Agustus 2022 tidak ada satupun yang diparkir.
“Tidak ada pejabat yang di nonjob, mutasi ini sudah sesuai regulasi yang ada, sudah ada persetujuan Gubernur, Ali Mazi dan Mendagri, Titto Karnavian,” jelas Pj. Bupati Muna Barat, Bahri
Mutasi dan Rotasi yang dilakukan untuk membenahi administrasi ASN dari pemerinta.han sebelumnya yang dianilai tidak sesuai perundang-undangan
“Sekarang ini data pejabat Muna Barat dari KASN sudah tertib, tinggal kita melihat progres kerjanya,”sebutnya.
Direktur Keuangan Mendagri itu bakal melakukan evaluasi kinerja dalam tiga bulan sekali, bila kinerjanya buruk pastinya kita ganti.
“Tiap tiga bulan sekali kita akan evaluasi, kita mencari yang mau benar-benar kerja”, ujarnya.
Disamping itu jebolan STPDN tahun 2007 mengaku bakal melakukan lelang jabatan pada delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diantaranya, Dinas PUPR, Perumahan dan Pemukiman, Badan Pendapatan, Dinas Kominfo, Kesbangpol dan Sekretaris DPRD.
“Dalam waktu dekat ini kita lelang jabatan, dan penyetaraan bagi eselon IV”, sebutnya.
Ia juga mengingatkan agar jangan ada lagi polemik mutasi. Hadirnya di Muna Barat tidak ada kepentingan lain melainkan untuk membangun kesejahteraan masyarakat.
“Saya harap hari ini tidak ada lagi polemik, di Muna Barat tidak ada dua matahari, semua berada diperintah saya, tidak ada bupati selain saya,” tegasnya.
“Saya ditugaskan sebagai Pj tidak ada kepentingan lain, saya orang birokrasi. Saya kesini untuk membangun Muna Barat yang lebih baik,” tegasnya.
Reporter : ARS
















