Faktual.Net, Kendari, Sultra – Ketua Umum Kelompok Studi Pelajar Mahasiswa Pulau Binongko (Kosppemipko) Kendari, Musrifin memberikan warning bagi para kepala desa (Kades) mengenai penggunaan dana desa (DD) di Pulau Binongko.
Penegasan itu diungkapkannya, usai membuka kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) ke VIII Kosppemipko terhadap pelaksanaan agenda program kerja saat pulang kampung nanti di Aula Sekretariat KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Kita harus mengawal realisasi pelaksanaan dana di seluruh desa di Pulau Binongko. Selama ini banyak kita mendengar realisasi dana itu fiktif program sedang uangnya hilang” ujar kader LK II Hijau Hitam tersebut.
Menurut dia, dana desa tersebut harus dipergunakan semata-mata untuk kepentingan masyarakat dan desa. Karena banyak program kerja desa yang dianggap fiktif realisasi.
“Tidak bisa mereka main-main dengan dana desa, mereka harus hati-hati gunakan dana itu karena seharusnya itu untuk sejahteraan masyarakat bukan untuk pribadi atau kelompok” tegas Mahasiswa Hukum IAIN Kendari itu saat dikonfirmasi pada Rabu, 17/10/2021.
Ia juga mengajak semua khalayak untuk selalu memantau proses pelaksanaan dana di seluruh desa se-Pulau Binongko.
“Evaluasi pelaksanaan kegiatan desa sangat penting dari semua pihak, agar kita tahu apa saja yang menjadi kendala” tutupnya.
Editor : L.O.H















