Example floating
Example floating
Headline

Kongres V PAN Dihadiri 10 Ribu Kader

×

Kongres V PAN Dihadiri 10 Ribu Kader

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Kendari, Sultra. Koordinator Tim Media Center Dr. Sabaruddin Labamba, M.Si mengatakan Kongres Nasional V Partai Amanat Nasional di Kota Kendari yang berlangsung selama tiga hari, 10-12 Februari 2020, dihadiri lebih dari 10 ribu kader PAN se-Indonesia.

“Saat ini telah hadir lebih 10 ribu kader Partai Amanat Nasional se-Indonesia, tersebar di beberapa hotel, antara lain Claro dan Swisbel Hotel,” ungkapnya ditemui di Hotel Claro Kendari 10/2/2020.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Kader PAN yang juga Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Sultra itu, menyampaikan sampai saat ini empat calon telah mendaftar diri sebagai calon ketua umum (caketum) PAN, yaitu Dr. (H.C) H. Zulkifli Hasan, SE.MM, Mulfachri Harahap, SH, Dr. H. Asman Abnur, SE., M.Si dan Dr. Ir. Dradjat Wibowo, M.Sc.

Baca Juga :  MBG: Program Strategis Nasional di Tengah Arus Pro-Kontra, Pandangan, dan Solusi Perbaikan

Agenda Kongres V PAN malam nanti direncanakan dibuka pukul 20.00 wita. “Semua agenda berjalan sesuai schedule, dibawa arahan _stering commitee_ , namun situasinya kondisional,” ungkap lelaki yang diisusikan sebagai calon Bupati Kolaka Timur itu.

Insiden Kecil Terjadi, Saat Peserta Mendesak Panitia Agar Menutup Pendaftaran Caketum Paling Lambat Pukul 17.00 Wita

Insiden kericuhan sempat mewarnai Kongres V PAN di Hotel Claro Kendari, peserta meminta panitia menutup pendaftaran Caketum tepat pukul 17.00 Wita, sehingga scedule acara dimaksud tentatif, panitia menutup ruangan pendaftaran.

Untuk menjadi informasi bahwa Kongres PAN V berlangsung selama 3 hari di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Acara pembukaan kongres berlangsung di ex MTQ (baca : Tugu Religi), rapat-rapat dan pemilihan Ketua Umum berlangsung di Hotel Claro Kendari.

Reporter: Ayu

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit