Example floating
Berita

Kepala Puskesmas Tompobulu Imbau Warga Waspada Kabut Asap Karhutla, Utamakan Kesehatan dan Keselamatan

×

Kepala Puskesmas Tompobulu Imbau Warga Waspada Kabut Asap Karhutla, Utamakan Kesehatan dan Keselamatan

Sebarkan artikel ini
Kepala Puskesmas Tompobulu Imbau Warga Waspada Kabut Asap Karhutla, Utamakan Kesehatan dan Keselamatan
Kepala Puskesmas Tompobulu Imbau Warga Waspada Kabut Asap Karhutla, Utamakan Kesehatan dan Keselamatan

faktual.net,Gowa,Sulsel — Kepala Puskesmas Tompobulu, Kabupaten Gowa, pada Selasa (13/10/2026), Hj. Nursyamsi, S.KM., mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kesehatan, dan berperan aktif dalam mencegah meluasnya dampak kabut asap akibat karhutla, menurutnya kondisi ini menjadi perhatian serius karena paparan asap dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Ia menekankan bahwa upaya perlindungan kesehatan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Masyarakat juga diminta tidak menganggap remeh paparan asap, terutama ketika kualitas udara memburuk.

Tujuh Imbauan untuk Melindungi Kesehatan Masyarakat

Untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap, Puskesmas Tompobulu mengimbau masyarakat agar melakukan langkah-langkah berikut:

Mengurangi aktivitas di luar ruangan. Hindari atau tunda kegiatan di luar rumah apabila kondisi udara dipenuhi asap.

Menggunakan masker yang sesuai. Jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan, gunakan masker yang mampu menyaring partikel halus, seperti respirator N95, jika tersedia.

Menutup pintu dan jendela. Upayakan agar asap tidak mudah masuk ke dalam rumah dan jaga kualitas udara di dalam ruangan.

Memperbanyak minum air putih dan mengonsumsi makanan bergizi. Langkah ini membantu menjaga kondisi tubuh selama menghadapi paparan asap.

Tidak membakar lahan atau sampah sembarangan. Hindari tindakan yang dapat memicu kebakaran dan memperburuk pencemaran udara.

Segera melaporkan titik api. Apabila melihat kebakaran atau tanda-tanda munculnya api, segera laporkan kepada aparat setempat atau pihak berwenang.

Segera mencari pertolongan medis jika mengalami gejala serius. Warga yang mengalami batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, atau iritasi berat pada mata dan tenggorokan dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Hj. Nursyamsi, S.KM., juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan diri dan keluarga serta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan.

Baca Juga :  Respon Polres Takalar Soal 3 SPBU Takalar Viral di H-13 100 Hari Kerja Kapolri Suyudi Ario Seto: Jerigen Ber-Rekomendasi, Setoran 10 Ribu Akan Ditelusuri Tipidter

Karhutla Bukan Sekadar Bencana Lingkungan, tetapi Juga Ancaman Kesehatan. 

Menurut pesan yang disampaikan Kepala Puskesmas Tompobulu, karhutla tidak seharusnya hanya dipandang sebagai persoalan kebakaran hutan dan lahan. Dampaknya terhadap kualitas udara dapat berkembang menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang membutuhkan kesiapsiagaan bersama.

Ketika langit mulai tertutup asap, udara berubah, dan bau terbakar masuk ke permukiman, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Dalam kondisi tersebut, fasilitas pelayanan kesehatan juga perlu bersiap menghadapi kemungkinan meningkatnya jumlah warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Puskesmas Tompobulu menyatakan kesiapan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kesiapsiagaan menghadapi karhutla juga perlu dilakukan sebelum dampak asap mencapai tingkat yang lebih parah. Musim kemarau, kondisi lahan kering, kemunculan titik panas, arah angin, prakiraan cuaca, dan perubahan kualitas udara merupakan sejumlah faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya mengantisipasi risiko.

Pemantauan dan penyampaian informasi secara dini dapat membantu masyarakat mengambil langkah perlindungan sebelum dampak kesehatan meluas. 

Karena itu, koordinasi antara masyarakat, pemerintah setempat, petugas kesehatan, dan pihak terkait menjadi bagian penting dalam menghadapi situasi tersebut.

Hj. Nursyamsi, S.KM., menegaskan pentingnya kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk mencegah karhutla serta mengurangi risiko paparan kabut asap di Kecamatan Tompobulu.

Masyarakat diharapkan tidak hanya menjaga kesehatan masing-masing, tetapi juga berperan aktif melindungi lingkungan dengan menghindari pembakaran terbuka dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.

“Jaga kesehatan diri dan keluarga. Jangan membakar sembarangan,” demikian pesan yang disampaikan Kepala Puskesmas Tompobulu.

Dengan meningkatkan kewaspadaan, melakukan langkah pencegahan, dan memperkuat kepedulian bersama, diharapkan risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap dapat ditekan serta keselamatan masyarakat Kecamatan Tompobulu tetap terjaga.

Reporter: Dhenkjallo

Tanggapi Berita Ini