Kanwil Kemenag Bombana Gelar Bimtek KKG, KKM dan MGMP

77

Faktual.Net, Bombana, Sultra. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) Dr. H. Abdul Kadir, M. Pd. yang didampingi Kepala Kemenag Bombana H. Jumaing membuka secara resmi pelatihan guru lingkup Kelompok Kerja Guru (KKG) Madrasah Ibtidaiyah (MI), Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) MIN 1 Bombana dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di MTsN 3 Bombana Poleang Tengah pada Jumat, 2/11/2018.

Turut hadir dalam bimtek Pengembangan Profesi Guru Berkelanjutan Kepala Bidang Penmad Kanwil Kemenang Sultra, Mansur, Kasubag TU Kemenag Bombana, Budi, Kasi Penmad Kabupaten Bombana , serta seluruh Kepala madrasah Lingkup Kemenag Bombana.

Tema yang diusung pada kegiatan ini adalah “Mengembangkan Kompetensi Guru Dalam Mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat”. Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Kakanwil Kemenag Sultra Abdul Kadir mengatakan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang baik dan berkualitas dan untuk mendapat pendidikan yang berkualitas maka harus ditunjang regulasi dan dukungan pimpinan.

Baca Juga :  Meriahkan HUT Proklamasi BPP Kendari Adakan Kompetisi 5-S

“Untuk mewujudkan kualitas pendidikan yang pertama harus ditunjang adanya regulasi yang menjadi acuan, yang kedua adanya keberpihakan pimpinan terhadap mutu pendidikan yang memenuhi standar pendidikan yang diharapkan.” tegas Abdul Kadir dalam sambutannya.

Peserta Bimtek

Selanjutnya, Abdul Kadir menjelaskan bahwa kecerdasan anak didik harus didukung kreativitas pendidik dan mampu mengarahkan anak didik untuk kreatif dan untuk menjadikan anak yang cerdas berkualitas tentunya ada tiga hal yang perlu ditanamkan kepada anak didik. Hal yang pertama penanaman nilai karakter. Hal ini, terkait kepribadian, tabiat, sikap dan perilaku anak, akhlak, dan budi pekerti.

Kedua anak perlu diajarkan literasi cara berbahasa dengan baik terutama mampu menempatkan bahasa sesuai etika pergaulan. Ketiga anak perlu diajarkan ilmu berhitung. Menurutnya dengan ketiga aspek bentuk pendidikan ini diharapkan dapat melahirkan anak didik yang berkualitas.

Baca Juga :  Lomba Kelurahan, Tomalaou Raih Juara 2 Tingkat Nasional

Menyinggung masalah guru yang berintegritas, Abdul Kadir menjelaskan bahwa guru yang berintegritas guru yang menampakkan dirinya dengan sifat atau karakter yang dimilikinya. Seorang guru yang berintegritas selalu bertanggung jawab, jujur, menepati kata-kata, dan setia.

Diakhir sambutannya Kakanwil lagi-lagi kembali memaparkan bahwa pada prinsipnya tenaga pendidik dituntut harus bisa menyesuaikan tingkat pengetahuan anak dan karakteristik anak didik.

“Prinsip profesional guru adalah guru harus memiliki kompetensi yang diperlukan sesuai dengan bidang tugasnya. Guru profesional harus bisa menyesuaikan tingkat pengetahuan dan karakteristik anak didik.

“Seorang guru yang profesional paling tidak harus memiliki empat kompetensi yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan kompetensi Profesional. Dengan demikian, guru yang profesional maka pada prinsipnya sudah memiliki integritas yang baik dalam dirinya.” Kata kakanwil mengakhiri sambutannya.

Penulis : Sadar

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :