faktual,net,Jeneponto,Sulsel – Salah seorang warga Tamanroya, kelurahan tamanroya, kecamatan tamalatea, Kabupeten Jeneponto, keluhkan bau busuk limbah dapur MBG Tamanroya., Kamis, (15/10/2026)
Ia menjelaskan, kalau malam pak baunya sangat menyengat naik kerumah, apa lagi kalau tidak ada angin baunya sangat menyengat.
” Apa lagi pembuangan air limbahnya terbuka begitu, otomatis baunya kemana mana pak, ” Ucap warga yamg enggan di sebutkan namanya
terpisah Ketua Lembaga Feraksi Rakyat Demokratik ( FRD) mengecam keras dengan adanya keluhan warga terkait dengan bau busuk limbah dapur MBG kelurahan tamanroya.
” Ia saya mengecam keras dengan adanya keluhan warga terkait dengan bau limbah busuk MBG tersebut,
lebih jauh, ia meminta kepada pihak yang berwenang agar SPPG tamanroya segera di panggil dan di periksa.
Pihaknya meminta kadis DLH buka mata baik- baik, apakah pembuangan air limbah dapur Tamanroya itu sudah sesuai mekanisme atau hanya Alabi Pihak SPPG nya saja, Tegas ketua FRD
Terpisah setelah media konfirmasi ke SPPG Dapur Tamanroya, ini jawabannya! Walaikumsalam pak, izin saya tanggapi yah 🙏🏻 pertama, air yang dialirkan ke lahan terbuka itu Melalui mekanisme Ipal (terdapat 3 kolam chamber, Kolam besar sebelum di masukkan ke Tangki Ipal dan di filter menggunakan dua tabung Filter Ipal) kemudian hasil akhir tersebut di alirkan ke lahan terbuka.
Kedua kak tanah tersebut merupakan tanah yang dibeli mitra untuk dijadikan serapan tanah hasil dari keluaran pembuangan Ipal, nantinya akan ditanami buah-buahan seperti pepaya maupun pisang.
Untuk bau bagi masyarakat setempat itu saya sudah cek hasil keluaran airnya pak. 🙏🏻
Tadi pagi saya bersama mitra dan didampingi DLH melakukan pengecekan karena ada laporan terkait isu pembuangan limbah dilahan terbuka, untuk bau pada pagi hari itu sudah tidak ada pak, kemudian untuk malam hari saya akan cek sebentar secara berkala., ” Pungkasnya
Reporter : Sattu













