oleh

Falihin Barakati: Kita Apresiasi Berdirinya Kampus di Buteng, Tapi Jangan Diseret ke Politik Pilkada

Faktual.Net, Buton Tengah, Sultra – Berdirinya kampus B Universitas Sembilan Belas November (USN) di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melahirkan opini yang berkembang di tengah masyarakat, bahwa rektor dari kampus tersebut bakal bertarung di ajang Pilkada Buteng yang rencananya dilaksanakan 2022 mendatang.

Isu ini pun ditanggapi oleh salah satu aktivis nasional asal Buteng, Falihin Barakati. Menurutnya, berdirinya kampus di Negeri Seribu Goa ini patut diapresiasi, namun menjadi kurang elok dan tidak profesional bila kemudian digiring pada kepentingan politik Pilkada.

“Saya kira, kita mesti memberi apresiasi luar biasa ke pak Azhari sebagai Rektor USN yang telah membawa dan membangun Kampus di Buteng. Tetapi jangan digiring dan diseret pada wilayah kepentingan politik Pilkada, bahwa itu akan menjadi modal dan alat politik pak Azhari untuk maju di Pilkada Buteng melawan petahana,” ujarnya kepada Faktual.net, Minggu (19/7/2020).

Falihin juga menyatakan, hal yang patut diapresiasi menjadi kurang elok jika isu yang dihembuskan hanyalah membandingkan atau mempertentangkan Samahuddin sebagai bupati dan Azhari sebagai rektor.

Baca Juga :  Polda Sultra Kerahkan Helikopter Bubarkan Massa Aksi Demonstrasi

“Ada juga yang coba mempertentangkan mereka berdua. Membangun opini publik seakan-seakan pak Azhari lebih perhatian pada pendidikan sementara pak Samahuddin tidak. Saya kira ini pemikiran yang sangat sempit,” ungkapnya.

Menurut Aktivis Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) ini, merupakan suatu kewajaran bila Dr. Azhari, S.STP, M.Si lebih memperhatikan dunia pendidikan. Hal tersebut dinilainya sangat sejalan dengan profesi Azhari sebagai pimpinan salah satu lembaga pendidikan tinggi di Sultra.

“Fokusnya hanya di situ. Beda pak Samahuddin yang merupakan pimpinan Pemerintah daerah (Pemda), yang tidak hanya mengurus satu bidang tetapi seluruh bidang kehidupan masyarakat, dari pendidikan, sosial, budaya, ekonomi dan lain sebagainya. Jadi perhatiannya sebagai Bupati, mencakup segala bidang kehidupan,” jelasnya.

Falihin Barakati juga menilai, Bupati Buteng H. Samahuddin, SE selama ini telah menunjukkan dukungan pengembangan pendidikan dan Sumber Daya Manusia (SDM). Berdirinya kampus B USN di Kecamatan Mawasangka adalah wujud nyata dan bukti real dari dukungan tersebut. Selain itu, Samahuddin juga telah berkomitmen untuk membuka akses jalan beraspal menuju Kampus.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan Tol Secara Virtual untuk Pertama Kalinya

“Bukan kah ini juga salah satu bagian dari perhatian Bupati kita pak Samahuddin terhadap pendidikan? Mereka saling mendukung untuk kemajuan SDM khususnya di Buteng,” ucapnya.

Menurutnya, Pemda Kabupaten Buteng dan pihak Kampus harus tetap bersinergi untuk bersama-sama memajukan pendidikan.

“Mengapa malah kita mau membandingkan dan mempertentangkan mereka dengan menghubungkannya pada kontestasi politik Pilkada ke depan,” kata Falihin.

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta ini juga
berharap, agar misi suci pendidikan tidak dikotori dengan berbagai kepentingan politik, apalagi sampai ingin mengadu domba kedua putra terbaiknya Buteng.

“Kalaupun semisal pak Azhari punya keinginan juga mau maju di Pilkada, ya… silahkan, kan beliau punya pengalaman nyalon di dua Pilkada. Tetapi jangan menyeret pembangunan kampus pada wilayah kepentingan politik kelompok tertentu di Pilkada Buteng mendatang,” tegas Falihin Barakati.

Reporter: Anto Buteng

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :