FAKTUAL.NET. GOWA – Pemerintah Kabupaten Gowa tutup mata terkait bebera Atlit Muda yang akan mengitu lomba Kejuaraan daerah Di Kabupaten Jeneponto, Atlit asal kabupaten gowa akan menggunakan biaya sendiri kalau tidak dapat bantuan Dari pemerintah kabupaten Gowa Khususnya Bapak Bupati Gowa untuk dapat berangkat ke pertandingan Kejurda Tersebut. 16/12/2019
Terkait Perihal Tersebut A.Syahrir Selaku Ketua Cabang Inkai Kabupaten Gowa Saat Di Komfirmasi Media Faktual.Net. “kami dari pengurus INKAi sangat kecewa terhadap kurangnya perhatian pemerintah bagi para atlit cabor karateka yang ikut berangkat kekejuaraan daerah yang diadakan di kabupaten jeneponto pada tanggal 20 mendatang.
Seharusnya peran pemerintah kabupaten gowa melalui instansi dinas Pemuda dan olahraga kabupaten gowa, jangan cuma memandang sebelah mata apalagi kejuaran yang akan diikuti ini membawa nama daerah Kabupaten Gowa, bahkan sampai saat ini juga dan sampai hari ini hanya memberikan janji dan belum merealisasikan bantuan terhadap atlit tersebut.
Lebih lanjut A.Syahir mengunkapkan, Bagaimana pencanangan program pemerintah dalam mencari dan menciptakan bibit atlit yang ada di kabupaten gowa ini kalau pemerintah tidak memberikan perhatian lebih, malah lebih miris lagi proposal yang diajukan untuk bantuan kepada ketua DPRD Gowa,hanya senilai Rp 150 ribu saja.
Berapa pun bantuan yang direalisasikan maupun tidak adanya bantuan yang diberikan, INKAI Kabupaten Gowa Akan tetap memberangkatkan peserta atlit sebanyak 19 orang atlit cabor karate”. ucap A.syahrir
Terkait perihal tersebut membuat Jafar Siddik Ketua dpp poros rakyat ankat bicara. “kemana dana pembinan untuk atlit kabupaten gowa, selama ini kita sering mendengar bahwa kabupaten gowa itu sering dapat penghargaan dari pusat, masa ada pemudamu yang mau pergi bertanding membawa nama kabupaten gowa kalian tidak mau membantu. Ini Merupakan contoh buruk untuk masyarakat terhadap pemerintah kabupaten Gowa, kami sudah mulai bosan selama ini hanya pencitraan terus yang ada di kubu pemkab”. ucapnya
Sementara itu ketua DPRD Kabupaten Gowa Rapiuddin Raping saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsAPP.”Mau di apa Karena Tidak ada anggarannya dprd gowa untung itu di bantu Rp.150.000, walaupun alakadarnya Karena Yang pegang itu anggaran untuk yang seperti itu di dinas Bukan Di kantor Dprd kabupaten Gowa”. ucapnya
Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Dinas Pemuda Dan olahraga Kabupaten Gowa Fajaruddin yang coba dikomfirmasi awak media melalui telepon WhatsApp mengatakan.”sampai sekarang dispora gowa belum menerima atau mendapat proposal yang diajukan, kalau sifatnya bentukan pembinaan dan bantuan diarahkan kecabang olahraga FORKI dan KONI Kabupaten Gowa, didispora gowa sendiri tidak Ada melekat bantuan-bantuan”. ucapnya
EDITOR : SAENAL ABIDIN
















