oleh

Dilarang Mudik “Ayo KeSinjai” Terkenal Wisatanya

Faktual.Net, Sinjai, Sulsel, Surat Edaran Ketua Satgas Covid-19 nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 1442 Hijriah dan upaya pengendalian penyebaran Covid 19 selama bulan suci ramadan.

Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Rapat tersebut bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis, (29/4/2021) lalu.

Berdasarkan data yang sempat di himpun dari berbagai sumber oleh, wartawan Faktual.net. Minggu, (02/05/2021)

Dalam arahannya Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa menyampaikan bahwa pertemuan ini digelar untuk melaksanakan instruksi dari Pemerintah Pusat terkait aturan peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah sehingga dalam pelaksanaannya nanti tidak ada kendala berarti yang dihadapi.

Keterangan foto: posko jalan poros perbatasan Sinjai-Bulukumba.

Dalam pertemuan Pemkab Sinjai bersama TNI Polri mempertegas aturan tersebut sehingga tidak ada celah bagi siapapun yang ingin masuk ke wilayah ke Kabupaten Sinjai kecuali bagi kendaraan pelayanan distribusi logistik dan pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak atau kepentingan non mudik.

“Rapat ini tindaklanjuti dari instruksi Bapak Presiden Joko Widodo agar tidak ada aktifitas mudik tahun ini, mengingat pengalaman tahun lalu peningkatan Covid-19 di Indonesia itu terjadi sampai 97% akibat mudik lebaran, kita harap pada saat Hari Raya Idul Fitri ini tidak terjadi lagi demikian sehingga larangan mudik ini tegas diberlakukan bagi siapapun,” jelasnya.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, telah disepakati pendirian posko utama di setiap perbatasan dengan menyiapkan petugas dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan petugas kesehatan untuk melakukan screening dan penyekatan para pemudik yang hendak masuk ke wilayah Sinjai.

Keterangan Foto: Rapat Kordinasi

Dalam rapat tersebut ada empat posko utama yang akan didirikan masing-masing di Poros Sinjai-Bone, Poros Sinjai-Bulukumba, Poros Sinjai-Kajang dan Poros Sinjai-Gowa.

Dia berharap kepada seluruh Pemerintah Kecamatan, Kelurahan maupun Desa agar kembali mengaktifkan posko PPKM serta menyiapkan ruang isolasi di masing-masing desa/kelurahan.

Screenshot :situs resmi  kalimat ajakan

“Jadi posko PPKM ini akan menguatkan keberadaan posko utama di setiap perbatasan, apalagi posko PPKM selama ini sangat efektif keberadaanya terbukti daerah kita tingkat penyebaran Covid-19 dapat ditekan dan sudah memasuki zona kuning,” ungkapnya.

Di lain sisi, Melalui situs resmi pemerintah daerah Kabupaten berisi Ajakan #ayo KeSinjai.

“Malam, selamat berbuka puasa..semoga Allah menerima amal ibadah puasa kita hingga di penghujung..Amin
Sobat #ayo KeSinjai kabupaten Sinjai di kenal tempat wisatanya. Dimasa pandemi, seluruh lokasi wisata menerapkan protokol kesehatan ketat…..!?” Kutip tulisan akun Facebook tersebut.

 

Editor:Dzul

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :

Tajuk Berita