Example floating
BeritaDaerah

Diduga Oknum Perawat PKM Bontomatene Yang Beri Obat, Wajah Dan Tubuh Pasien Dipenuhi Bintik Hitam

×

Diduga Oknum Perawat PKM Bontomatene Yang Beri Obat, Wajah Dan Tubuh Pasien Dipenuhi Bintik Hitam

Sebarkan artikel ini

Faktua,net – Jeneponto – Diduga oknum Perawat Puskesmas Bontomate’ne yang beri obat ke pasien Kasdiana, sehingga wajah dan sekujur tubuh ibu rumah tangga mengalami bintik-bintik hitam, bahkan wajah berubah menghitam, di Dusun Munte, Desa Bontomate’ne,Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto. Jum’at, (5-8-22)

Ditanya, saat itu dirinya periksa di Puskesmas Bontomate’ne, karena mengeluh sakit, setelah itu ditanya oleh oknum perawat inisial TK, apakah kita beraniji atau kuatji minum obat.

Pasien Kasdiana menjawab, kalau mau jaka nabuat baik kenapa mesti takut minum obat atau kenapa mesti tidak kuat minum obat,”Ucapnya

Lebih jauh Kasdiana menjelaskan, beberapa bulan saya konsumsi obat pemberian dari oknum perawat PKM Bontomate’ne, saat itu tubuh saya sudah mulai berbintik hitam.

” Kemudian, satu tahun sudah ini saya konsumsi ini obat, tapi bukan malah membuat saya baik, malah membuat semakin parah dan seluruh badan saya berbintik hitam dan tiap malam merasakan sakit, ngilu pada tubuh saya pak. “Terangnya

Baca Juga :  Kelanjutan Aksi Solidaritas Wartawan, Bupati Asep Janji Copot Kadis LH Donny Sirait

Sementara, kepala dinas kesehatan “Syusanti Mansur mengatakan, melalui pesan WhatsApp, Kejadian yang dialami oleh ibu Kasdiana (Alamat Munte) dimana setelah mendapatkan pengobatan kulitnya berubah menjadi hitam kecoklatan adalah sesuatu yang wajar untuk pasien yg mendapatkan obat ” Lampren” Obat ini adalah jenis antibiotik yang berfungsi membunuh bakteri penyebab penyakit ibu Kasdiana.

Dalam hal ini ibu Kasdiana sudah mendapatkan penjelasan mengenai penyakitnya, pengobatan serta efek samping obatnya dan dampak/bahaya bila ibu Kasdiana tidak menjalani pengobatan untuk penyakit ini.

Kemudian, tidak ada upaya khusus untuk menanggulangi efek samping ini karena seiring waktu setelah pengobatan kulitnya akan kembali seperti semula.

“Hampir semua penderita dengan penyakit yang sama dengan ibu Kasdiana mengalami hal yang serupa. Tutup Syusanti Mansur.

Reporter: Pupung

Tanggapi Berita Ini