Example floating
Example floating
Berita

Cegah Pangan Berbahaya Jelang Lebaran, Dinkes Batang Ingatkan Warga Cek KLIK Saat Berbelanja

×

Cegah Pangan Berbahaya Jelang Lebaran, Dinkes Batang Ingatkan Warga Cek KLIK Saat Berbelanja

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Batang, Jateng – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang meningkatkan pengawasan terhadap bahan pangan yang dijual di pasar tradisional. Melalui tim Laboratorium Kesehatan (Labkesda), petugas turun langsung melakukan pengecekan dan pengambilan sampel di sejumlah lapak pedagang untuk memastikan makanan yang beredar aman dikonsumsi masyarakat.

Kegiatan pengawasan dilakukan di Pasar Batang dan Pasar Warungasem dengan menyasar berbagai jenis bahan makanan yang kerap dikonsumsi masyarakat, khususnya menjelang Lebaran.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Nuridin, mengatakan pemeriksaan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan menjelang hari besar keagamaan guna melindungi masyarakat dari pangan yang mengandung bahan berbahaya.

“Hari ini kami melaksanakan pemeriksaan rutin menjelang Hari Raya Idulfitri terkait keamanan pangan di Pasar Batang. Tujuannya untuk melindungi masyarakat dari kemungkinan adanya bahan berbahaya pada pangan yang dijual di pasar,” ujarnya saat ditemui di sela pengambilan sampel di Pasar Batang, Rabu (4/3/2026).

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mengambil sampel berbagai bahan pangan yang dinilai rawan mengandung zat berbahaya, seperti daging giling, agar-agar, mi basah, hingga ikan kering. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan sebagian besar sampel dinyatakan aman.

“Dari hasil pengecekan tim laboratorium daerah, sampel yang diambil di Pasar Batang dan Warungasem sebagian besar negatif dari bahan berbahaya. Namun terdapat satu temuan produk frozen food di Warungasem yang terindikasi mengandung boraks,” jelasnya.

Baca Juga :  Diduga Bukan Pasir Muntilan, Proyek Rehab Gedung Kecamatan Wonotunggal Diselimuti Perbedaan Keterangan Pengawas dan Mandor

Nuridin mengingatkan masyarakat dan pedagang agar tidak menggunakan bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, maupun pewarna tekstil pada makanan. Bahan-bahan tersebut bersifat karsinogenik dan dapat memicu berbagai penyakit serius apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.

“Formalin misalnya, sama sekali tidak diperuntukkan bagi makanan. Penggunaan bahan-bahan seperti ini sangat berbahaya karena dapat memicu gangguan kesehatan hingga kanker,” tegasnya.

Sebagai alternatif, pedagang diimbau menggunakan bahan tambahan pangan (BTP) yang telah diizinkan dan sesuai standar keamanan pangan, seperti Natrium Benzoat dengan kadar yang telah ditentukan.

Selain itu, masyarakat juga diminta menjadi konsumen yang cerdas dengan menerapkan prinsip Cek KLIK sebelum membeli produk makanan kemasan.

“Cek KLIK dari BPOM, yaitu Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa. Empat hal ini penting diperhatikan agar masyarakat terhindar dari produk yang tidak aman,” tambahnya.

Terkait temuan produk yang mengandung boraks, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang akan melakukan pembinaan kepada pedagang yang bersangkutan agar tidak lagi menjual produk yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

Tanggapi Berita Ini