Example floating
Example floating
Ekobis

Bentuk Ketahanan Pangan, SMAN 13 Jakarta Kembangkan Budidaya Anggur 

×

Bentuk Ketahanan Pangan, SMAN 13 Jakarta Kembangkan Budidaya Anggur 

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Faktual.Net, Jakarta Utara, DKI Jakarta-SMAN 13 Jakarta saat ini tengah mengembangkan budidaya anggur yang berada di rootof Masjid SMAN 13 Jakarta.
Kepala Sekolah SMAN 13 Jakarta, Tuti Sukarni mengatakan, budidaya anggur yang saat ini di kembangkan di SMAN 13 Jakarta bertujuan sebagai  usaha untuk ketahanan pangan dengan memanfaatkan dan mempertahankan lahan di seputar sekolah, selain itu tujuan lain adalah sebagai  tambahan ruang  pembelajaran yang nyaman menyenangkan untuk  peserta didik serta guru.
Saat ini hasil budidaya anggur di SMAN 13 Jakarta sudah bisa di nikmati oleh guru dan peserta didik, serta tamu undangan yang hadir dalam suatu kegiatan yang di laksanakan di SMAN 13 Jakarta dalam rangka HUT ke-77 RI dan HUT ke- 58 SMAN 13 yang dilaksanakan belum lama ini.
“Alhamdulillah, Alumni SMAN 13 Jakarta Bapak Igo Ilham, mantan kepala sekolah dan guru, serta anggota DPD DKI Prof.Sylviana Murni ikutan melaksanakan panen anggur,” ujar Hj.Tuti Sukarni, Kepala Sekolah SMAN 13 Jakarta, melalui pesan tertulis yang diterima media ini, Selasa (30/08/2022).
Lebih jauh Ia menjelaskan, awalnya budidaya anggur pertama kali beli bibitnya dari Bandung oleh office boy (OB) sekolah tiga tahun lalu dengan tiga jenis varianya yakni, jupiter, julian, ninel. Mulanya sekedar penyaluran hobby sambil merawat kebersihan masjid dengan biaya sendiri dan menggunakan peralatan sederhana sebagai lanjarannya dengan bambu-bambu bekas.
“Sejak saya di percaya menjadi Kepala Sekolah SMAN 13 Jakarta, Saya melakukan  rehap total untuk menata dan merapihkannya. Lantai yang tadinya hanya semen diganti granit, lanjaran bambu diganti dengab besi hollo dipasangi pagar kawat dan penutup atap untuk menghindari hama burung dan tikus,”ujar Tuti,
Selain anggur, kami juga membudidayakan jenis tanaman produktif lain seperti jambu air, kedondong, bunga kamboja, jeruk nipis juga ada tanamana lidah buaya dan tanaman-tanaman lain yang merupakan  donasi dari peserta didik.
“Kami berharap langkah ini dapat memotivasi guru, siswa, orangtua  dan masyarakat umumnya untuk menumbuh kembangkan budaya cinta tanaman dan lingkungan. Selain untuk keindahan juga untuk meningkatkan ketahanan pangan yang bermutu,”ungkapnya.(Am)
Tanggapi Berita Ini
Baca Juga :  Pelantikan DPW IPJI Kepulauan Riau Periode 2026–2031 Jadi Momentum Penguatan Profesionalisme dan Literasi Bangsa