Example floating
Example floating
Headline

Bapenda Tikep Ajak Masyarakat Bayar Pajak Lewat Lagu

×

Bapenda Tikep Ajak Masyarakat Bayar Pajak Lewat Lagu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net,Tidore. Semangat membangun daerah tentu tidak bisa dilepaspisahkan dari tanggungjawab masyarakat dalam membayar pajak, pasalnya dari pajak tersebut nantinya akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk program baik fisik ataupun kegiatan lainnya yang dilakukan oleh Pemerintah.

Menurut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tikep A. Rasyid Fabanyo kepada sejumlah media mengaku bahwa kesadaran membayar pajak di Tidore, khusunya pajak PBB sudah mulai membaik, tetapi pajak restoran masih sangat minim, namun pihaknya terus melakukan inovasi dalam bentuk himbauan sehingga terus mengingatkan masyarakat akan pentingnya membayar pajak. Dan saat ini kreasi Bapenda tikep untuk mengajak masyarakat membayar pajak dengan menciptakan sebuah lagu berjudul “Simpatik” yang artinya Sinergitas Mitra Pajak Tidore Kepulauan, yang dinyanyikan oleh artis Yopi Latul dan Bams Conoras.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

Dari lagu tersebut, nantinya akan disebarluaskan ke masyarakat baik di supir angkot maupun tukang bentor, sebab dengan lagu tersebut tentu sangat memudahkan bagi masyarakat untuk diputar dimana saja. Selain lagu yang diciptakan Bapenda tikep juga membangun kerjasama dalam bentuk MOU, dengan pihak Dandim 1505 Tidore melalui Babinsa dan Pihak Polres Tidore melalui Babinkamtibmas yang berada di Kelurahan dan Desa. Tujuan daripada kerjasama tersebut tidak lain untuk membantu pemerintah dalam hal turut serta mengajak masyarakat membayar pajak.

Baca Juga :  Pancasila Pulihkan Kepercayaan Sosial dan Martabat Manusia di Tengah Krisis Nilai Dunia

“Lagu simpatik ini sengaja dibuat agar menjadi bagian dari himbauan kepada masyarakat, karena selama ini ketika kita melakukan sosialisasi tetapi belum terlalu maksimal, dan saat ini warga masyarakat yang sudah tertib membayar pajak baru di pulau Tidore, sementara yang berada di daratan oba khusunya di Oba Utara masih minim, hal itu karena objek yang membayar pajak ini sering tidak berada di tempat, sehingga kami juga butuh inovasi untuk meningkatkan giat masyarakat dalam membayar pajak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kaban mengaku bahwa model penarikan pajak yang dilakukan pihaknya saat ini masih dalam dua bentuk kegiatan yakni Self Asesmen dan Office Asesmen, sementara untuk kedepannya Bapenda Tikep akan menyiapkan model pembayaran pajak melalui online, sehingga dengan begitu masyarakat sudah tidak perlu mendatangi Bapenda untuk dilakukan penyetoran.

“Kami akan siapkan aplikasi sehingga kedepan pembayaran pajak sudah bisa melalui online, dan saat ini kami sedang mencari format yang terbaik,” tambahnya.

Reporter : Aswan Samsudin

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit