Aktivis OPI Ranting Sibado Mengecam Dan Mengetuk Keras Tindakan Kepsek SMAN 1 Sembalun Yang Anti Kritik

109

Faktual.Net, Donggala, Sulteng. Aktivis dari Organisas Pembaru Indonesia (OPI) Ranting Sibado mengecam dan mengutuk keras kepala sekolah SMAN 1 Sembalun, Kabupaten Lombok Timur Kecamatan Sembalun, Kelurahan Sembalun Lawan Provinsi Nusa Tenggara Barat atas tindakan yang diambil, untuk menyatakan bahwa salah satu Siswa SMAN 1 Sembalun tidak dapat lulus ujian akhir nasional

Nurnaningsi berasal dari kabupaten Donggala provinsi Sulawesi Tengah selaku aktivis dari Organisasi Pembaru Indonesia (OPI) Ranting Sibado menganggap bahwa tindakan yang diambil oleh kepala Sekolah SMAN 1 Sembalun adalah salah satu tindakan yang mencederai pendidikan di Indonesia, dengan asas Kepala sekolah tersebut sudah masuk prangkat anti kritik pelajar serta fasis.

“Tindakan yang diambil oleh kepala sekolah SMAN 1 Sembalun adalah tindakan yang mencederai pendidikan di Indonesia serta Kepala Sekolah SMAN 1 Sembalun juga suda masuk prangkat anti kritik dan fasis” Ungkap Nurnaningsi saat di kongfirmasi pada Rabu, (15/05/2019).

Dapat diketahui bahwa korban adalah atas nama ALDI IRFAN salah satu siswa kelas XII SMAN 1 Sembalun yang juga Pimpinan Organisasi Pembaru Indonesia (OPI) Ranting Sembalun yang dinyatakan tidak lulus disekolahnya pada tingkat ujian akhir nasional

Nurnaningsi juga menambahkan bahwa salah satu siswa SMAN 1 Sembalun tidak diluluskan disekolahnya karena diduga sering melakukan protes terhadap kebijakan-kebijakan yang diputuskan oleh pihak sekolah yang anti siswa serta memutuskan kebijakan yang semena-mena.

“Aldi Irfan (korban tidak diluluskan disekolanya karena sering melakukan protes terhadap kebijakan disekolanya yang diputuskan oleh kepala sekolah SMAN 1 Sembalung, tindakan Kepala Sekolah tersebut sama sekali tidak mencermingkan sikap sebagai kepala sekolah serta telah keluar dari cita-cita dan prinsip-prinsip dari pada pendidikan di indonesia,” Tuturnya

Lanjut sang aktivis Perempuan itu bahwa Kepala Sekolah SMAN 1 Sembalun, Kelurahan Sembalun Lawan, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat secara sengaja menghancurkan masa depan saudara Korban (ALDI IRFAN). Hentikan tindakan fasimisme dan anti kritik pelajar di dalam sekolah serta berikan hak saudar ALDI IRFAN (Korban) sebagai siswa SMAN 1 Sembalun untuk Lulus Ujian Akhir Sekolah yang berstandar nasional. Tutupnya saat di konfirmasi.

Reporter : Syarifuddin

Berikan Komentar Anda Pada Berita Ini
Bagikan :