Example floating
Example floating
Ragam

Mahasiswa Papua Gelar Renungan Untuk Nduga

×

Mahasiswa Papua Gelar Renungan Untuk Nduga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Faktual.Net, Jakarta. Mahasiswa asal Papua yang kuliah di Jakarta dari beberapa Universitas mengadakan malam renungan dan solidaritas atas Peristiwa berdarah di Nduga yang menelan korban jiwa beberapa pekan lalu. Malam solidaritas digelar di Taman Aspirasi depan Istana Negara, Jakarta pada Rabu malam 26/12/2018.

Sebagai juru bicara perwakilan mahasiswa Papua Darson Lokbere di dampingi Ombex Sobolim menyampaikan rasa prihatinnya atas peristiwa berdarah yang terjadi di Papua. “Masyarakat di Nduga saat ini berlindung dihutan dan meninggalkan rumah-rumah mereka karena adanya ancaman dari kelompok bersenjata”, ujar Darson Lokbere.

Pasang Iklanmu
Example 468x60
Pasang Iklanmu

“Tujuan kegiatan kami agar dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan suasana damai, kami tidak ingin ada jatuh korban lagi dari warga sipil .Malam solidaritas # Save Nduga, kami menyalakan lilin dan Doa bersama untuk menyampaikan rasa prihatin dan bela sungkawa terhadap saudara kami yang telah berpulang,” imbuh Darson.

“Adapun tuntutan kami dalam ‘Aksi  Solidaritas #Save Nduga ‘, Sebagai berikut : Mendukung Pemprov Papua, Majelis Rakyat Papua (MRP), Tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, Komnas Ham untuk membentuk ‘Tim Independen’ lalu meminta PBB untuk mendatangkan tim independen agar melakukan investigasi atas kasus Nduga.

Selanjutnya tambah Darson memohon agar pemerintah RI segera melakukan dialog  daripada melakukan pendekatan militer dan meminta Presiden RI Joko Widodo agar segera menarik aparat gabungan dari Nduga dengan segera membuka akses peliputan bagi jurnalis dalam negeri maupun luar negeri. Terakhir kami meminta kepada aparat gabungan TNI/Polri agar menahan diri serta menjamin keamanan warga sipil di Nduga,” tegas Darson.

Malam renungan dan solidaritas yang diselenggarakan oleh mahasiswa asal Papua yang kuliah di berbagai Universitas di Jakarta berjalan damai dan syahdu, diterangi oleh cahaya lilin yang temaram serta Doa bersama yang dipimpin Bapak Pendeta terasa sakral dalam suasana Natal, dihadiri oleh sekitar dua ratus orang peserta.

Reporter : Rizal

Tanggapi Berita Ini
https://faktual.net/wp-admin/post.php?post=199474&action=edit