Faktual. Net, Tidore. Dinas Kelautan dan Perikanan(DKP) Kota Tidore Kepulauan kembali munai hasil panen udang Vename sebanyak 600 Kilo Gram. Hasil panen tersebut nantinya akan dipasarkan kepada masyarakat maupun pedagang lainnya dengan harga yang berfariasi.
“Untuk harga perkilonya itu dijual seharga Rp. 100 Ribu, tapi ada juga senilai Rp. 70 dan 80 rIbu perkilo, tergantung Size/Ukurannya. Jadi udang vename ini selain kami pasarkan di Tidore, juga ada pedagang Yang datang membeli untuk menjual di Ternate,” jelas Muhammad Syarif, Kepala Bidang Budidya Perikanan saat ditemui sejumlah media, disela-sela panen udang Vename, pada Senin, (26/4/21) di Kelurahan Dowora.
Syarif menambahkan bahwa fasilitas yang tersedia untuk budidaya udang vename berupa tambak, sebanyak 3 kapling dan ikan Nila sebanyak 2 kapling. Namun lokasi budidaya Udang Vename dan Ikan Nila ini masih memiliki luasan sekitar 1,5 Ha Yang belum dikembangkan.
“Kalau budidaya ikan nilai itu tidak terlalu sulit, tetapi kalau budidaya ikan Vename itu yang butuh perawatan secara intensif, jadi harus pakai instruktur yang benar-benar ahli di soal ini, karena kalau tidak kita bisa mengalami gagal panen, dan untuk DKP Tidore sendiri baru punya satu instruktutur Budidaya Udang Vename,” tuturnya.
Dari hasil panen Udang Vename ini, kata Syarief nantinya akan dibuka untuk gaji karyawan serta biaya untuk operasional pengembangan budidaya udang vename, selain itu hasil jualan tersebut juga dimasukan sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tikep.
“Kalau di tahun 2019 kemarin, itu setelah panen ada pemasukan ke kas daerah berupa PAD senilai Rp. 50 Juta. Untuk tahun ini kami belum bisa pastikan berapa karena hasil panennya juga tidak terlalu banyak,” ujarnya.
Selain mengelola budidaya udang vename secara langsung, DKP Tikep juga memiliki kelompok binaan budidaya udang vename yang bertempat di Kelurahan Cobodoe, Kecamatan Tidore Timur. Kelompok tersebut pada tanggal 29 April 2021 ini juga sudah akan melakukan panen udang vename, yang direncanakan akan dihadiri oleh Waikota Tidore Kepulauan.
“Lokasinya itu berdekatan dengan pelabuhan Fery Dowora, insya Allah kalau ditambak itu hasilnya agak banyak,” tambahnya.
Reporter : Aswan













