Faktual.Net, Sinjai, Sulsel, Dunia malam merupakan salah satu hal yang sulit dibantah, keberadaannya nyaris di setiap daerah di Indonesia.
Demikian juga di Kabupaten Sinjai, walau belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa warga mengaku hal semacam ini juga ada.
Salah satu pemuda yang enggan disebut namanya, pada Senin, (15/2/2020) malam saat ditemui di salah satu Cafe di jalan Tondong, Kabupaten Sinjai mengaku telah tertipu.
“Saya sudah transfer uang kurang lebih dua ratus ribu, setelah itu dia minta lagi. Tapi saya tolak permintaannya, setelah menerima kode booking yang mencatut nama Wisma Sandika” kata pria yang meminta namanya tidak ditulis.
Ia melanjutkan, hal ini sering terjadi di Sinjai.
“Teman saya sudah banyak jadi korban, mentransfer uangnya. Setelah itu dia diblokir, tapi selalu melibatkan nama penginapan. Entah ini benar pihak penginapan atau hanya dimanfaatkan” jelasnya.
Sementara pihak dari Wisma, Sandika Herman, setelah ditemui oleh media Selasa, (16/02/2020) Mengatakan dari foto bukti itu kak bukan bagian dari wisma yang buat begini, artinya ada oknum yang ambil untung mengatasnamakan penginapan saya
“Kami tidak pernah menjadikan tempat kami sabagai pronstitusi (rec.Esek esek) bahkan ketika ada pelanggang kami yang membawa perempuan dan bukan pasangan suami istri kami tidak menerimanya”
Saya akan melaporkanya pada pihak yang berwajib atas dugaan pencemran nama baik. lanjutnya
Sementara bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan tim media ini terkait perihal di atas adalah kode booking beserta beberapa kontak personal yang mengaku sebagai bagian dari prostitusi online di Sinjai.
Editor:Dzul
















