Faktual.Net, Sinjai, Sulsel. Malam pergantian Tahun 2020 ke tahun 2021 tinggal menhitung Menit, Pemerintah daerah kabupaten Sinjai terbitkan undangan dzikir dan berdoa bersama sedangkan Polisi Negara Republik Indonesia (Polri) Terbitkan Maklumat agar masyarakat tidak menyelenggarakan kegiatan atau pertemuan yang mengundang kerumunan orang banyak.
Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai mengubah jadwal pelaksanaan Zikir dan Doa Bersama untuk menyambut datangnya Tahun Baru Masehi, tanggal 1 Januari 2021 M. Hal tersebut diketahui dari informasi yang beredar disalah satu grup whatsApp, Kamis (31/12/2020) siang.
Di kutip berbagai sumber, Informasi maupun perubahan jadwal tersebut berbunyi: Dengan hormat, disampaikan kepada Bapak/Ibu bahwa sesuai petunjuk Bapak Bupati, acara Zikir dan Do’a Bersama.
Dilaksanakan sesuai undangan No. 005/ 01.02.1767/Set. tgl. 29 Desember 2020, DIRALAT pelaksanaannya menjadi hari Kamis, 31 Desember 2020. Waktu Pukul 19.00 Wita (Shalat Isya Berjamaah), dilanjutkan dengan Zikir dan Do’a Bersama. Tempat: Masjid Islamic Center, Tanassang. Terima Kasih. sebelumnya yang beredar dalam surat undangan yang ditandatangani Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa, Nomor: 005/ 01.02.1767/SET, Tertanggal 29 Desember 2020 dan isi undangan tersebut, menghadiri acara Zikir dan Doa Bersama, untuk kemaslahatan seluruh masyarakat dan daerah Kabupaten Sinjai, yang bertempat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sinjai malam, jam 22:00 wita Kamis (31/12/2020).
Yang mana surat undangan, ditujukan kepada para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setdakab, para Kepala OPD, Kepala Kantor Kemenag, para Pimpinan Instansi Vertikal/BUMN/BUMD, para Kabag, para Camat, Ketua Baznas, para Pimpinan Ormas Islam, para Pimpinan Organisasi Wanita dan Pemuda se-Kabupaten Sinjai.
Sebelumya, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (kapolri) Jenderal Polisi Idham Azis menerbitkan maklumat terkait penanganan pandemi Covid-19 melalui Maklumat Nomor: Mak/4/XII/2020 tertanggal 23 Desember 2020, kapolri menyerukan agar ada kepatuhan protokol kesehatan dalam pelaksanaan libur Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
Ada pun maksud dan tujuan diterbitkannya maklumat tersebut agar mencegah terjadinya penyebaran virus corona.
Dalam Maklumat tersebut, terdapat empat poin yang ditegaskan kapolri, Yakni: Masyarakat tidak menyelenggarakan kegiatan atau pertemuan yang mengundang kerumunan orang banyak di tempat umum, sebab penyebaran covid 19 dalam skala nasional masih belum sepenuhnya terkendali. di sisi lain, masih ada potensi penyebaran virus di tengah masyarakat.
Adapun kegiatan yang dilarang digelar selama libur Natal dan Tahun Baru antara lain, perayaan Natal dan kegiatan keagamaan di luar tempat ibadah, pesta atau perayaan malam pergantian tahun, arak-arakan, pawai hingga karnaval dan pesta penyalaan kembang api.
Pihak kepolisian akan menindak tegas apabila terdapat pelanggaran dalam aturan yang termaktub dalam maklumat tersebut dan apabila ditemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat ini, maka setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” isi tulisan maklumat tersebut.
Disisi lain, Pandangan pemerhati Sosial kabupaten Sinjai, ancha Mayor mengakui keliru melihat Sistem Pengelolaan Covid-19 di Kabupaten Sinjai, sebab hampir semua kegiatan Covid-19 di Kabupaten Sinjai, yang Full bergerak itu hanya Pihak Polres Sinjai dan Kodim 1424 Sinjai, sedangkan Tim Gugus lainnya entah kemana.?
Mungkin hanya saya yang keliru melihat Sistem Pengelolaan Covid-19 di Kabupaten Sinjai, sebab hampir semua kegiatan Covid-19 di Kabupaten Sinjai, yang Full bergerak itu hanya Pihak Polres Sinjai dan Kodim 1424 Sinjai, sedangkan Tim Gugus lainnya entah kemana, kalaupun ada, itu hanya memberitakan pasien yang terkonfirmasi positif. Tuturnya
Menambakan, Namun yang lebih aneh lagi menurut saya, yaitu Laporan Pengelolaan dan Penggunaan Anggaran Dana Covid yang dianggap sangat baik, sehingga mendapat tambahan atau bantuan Anggaran beberapa bulan yang lalu sebesar Rp.12,5 Miliar, padahal laporan tersebut, dengan tegas saya katakan, banyak dan hampir semua dimanupilasi, kalau ada yang bertanya, kenapa banyak yang positif hari ini, itu karena dana yang Rp.12,5 Miliar, apakah yang mau dihabiskan secepatnya. tanya, Ancha mayor.
(dzul)















