Faktual.Net, Batang, Jateng – Saat berkendara melewati kawasan Pasar Pandansari Kecamatan Warungasem Kabupaten Batang, ternyata terdapat jajanan tradisional yang manis dan empuk, yakni kue Cucur yang banyak diminati oleh masyarakat, dan banyak juga pesanan melalui via Handphone (HP).
Jajanan tradisional ini, terkenal dengan rasa yang manis gula merah dan kenyal, disamping pembuatannya mudah Namun, saat ini sudah jarang sekali untuk dijumpai penjual kue Cucur ini, hanya ada di tempat tertentu saja.
Seperti seorang ibu muda penjual kue Cucur, yang akrab dipanggil Vely (29) sudah menjalani usaha dagang kue Cucur kurang lebih 3 tahun lamanya.
Wanita yang tinggal di Dukuh Banyuwerno Desa Wates Wonotunggal ini pun menjelaskan beberapa komposisi bahan untuk membuat kue cucur.
Dijelaskan Vely pedagang kue cucur, Beberapa adonan yang dibutuhkan yakni terdiri dari tepung beras, gula merah, dan gandum dicampur dan diaduk sehalus mungkin.
“Panaskan minyak goreng dengan wajan, lalu tuangkan adonan dengan satu sendok sayur, tunggu beberapa detik dan tak lebih dari satu menit kemudian dibalik,” tuturnya.
Vely mengatakan, sebelumnya hanya coba-coba membuat kue cucur dirumah, tetapi saat memposting via handphone, ada beberapa warga yang melihat dan kemudian pesan kue cucur.
“Awalnya saya hanya mencoba posting kue cucur lewat status Whatsapp (WA), ada beberapa tetangga yang melihat kemudian memesan. Berlanjut sampai Bulan Suci Ramadhan, akhirnya saya teruskan dengan berjualan disamping pintu Pasar Pandansari hingga saat ini,” paparnya.
“Kue cucur buka setiap hari dari pukul 06.00-10.00 WIB,” imbuhnya saat berjualan di Pasar Pandansari, Selasa (3/11/2020).
Disisi lain Giono (46), salah satu pengunjung pasar mengatakan, kue cucur ini adalah makanan tradisional dan salah satu makanan yang banyak diminati masyarakat.
“Selain Cucurnya enak, empuk dan manis gula merahnya sangat terasa harganya juga murah hanya seribu rupiah per kue. Sekarang penjual kue cucur ini jarang dan susah dijumpai padahal ini makanan kesukaan saya,” ucapnya.
Reporter : Niko














